VISI.NEWS | BANDUNG – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meminta Bobotoh yang tidak memiliki tiket agar tidak memaksakan datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat laga penentuan melawan Persijap Jepara Sabtu (23/5/2026). Imbauan itu disampaikan menyusul tingginya antusiasme suporter yang diperkirakan membludak demi menyaksikan peluang Persib mengunci gelar juara.
Menurut Umuh, atmosfer pertandingan terakhir musim ini dipastikan berbeda dibanding laga biasa. Selain menjadi penentuan gelar, pertandingan tersebut juga diprediksi memicu euforia besar di Kota Bandung. Karena itu, pihak klub mulai mengantisipasi kemungkinan penumpukan massa di sekitar stadion.
“Kalau yang tidak punya tiket jangan masuk ke lapangan atau memaksakan diri. Nanti malah akan ada kekacauan,” kata Umuh dalam keterangannya dikutip, Senin (18/5/2026).
Umuh menyebut jumlah Bobotoh yang ingin hadir diperkirakan jauh melampaui kapasitas stadion. Bahkan banyak suporter disebut rela datang hanya untuk ikut merasakan suasana perayaan meski tidak bisa masuk ke tribun.
“Yang biasa nonton 30 ribu, bisa jadi ratusan ribu datang. Mereka bilang tidak apa apa walau tidak nonton, yang penting ikut arak arakan,” ujarnya.
Situasi ini membuat Persib dan aparat keamanan mulai mempersiapkan pola pengamanan khusus. Fokus pengamanan tidak hanya di area stadion, tetapi juga di sejumlah titik Kota Bandung yang berpotensi menjadi lokasi konvoi dan perayaan suporter.
Umuh mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait skenario pengamanan setelah pertandingan. Salah satu kekhawatiran terbesar adalah situasi pasca laga ketika pemain dan ofisial harus meninggalkan stadion di tengah euforia massa.
“Ini lagi dibicarakan juga dengan Pak Kapolda bagaimana pengamanan malamnya,” katanya.
Di sisi lain, Umuh memahami besarnya gairah Bobotoh yang ingin merayakan momen penting Persib. Namun ia meminta dukungan diberikan secara tertib agar tidak menimbulkan kerugian bagi klub maupun keselamatan suporter sendiri.
Menurutnya, perjuangan Persib sepanjang musim dilakukan untuk membahagiakan Bobotoh. Karena itu, ia berharap potensi pesta juara tidak berubah menjadi kericuhan akibat aksi memaksa masuk stadion atau perilaku yang melanggar aturan.
“Persib berjuang buat Bobotoh. Jadi saya minta semuanya tertib dan jangan memaksakan masuk kalau tidak punya tiket,” ucapnya.
Imbauan tersebut sekaligus menjadi gambaran besarnya animo masyarakat terhadap Persib musim ini. Laga melawan Persijap bukan hanya pertandingan sepak bola, tetapi juga momen emosional yang dinantikan ribuan Bobotoh setelah perjalanan panjang Persib di kompetisi musim 2025/2026. @desi