Search
Close this search box.

Usai Haji Dikelola BPH, Nasaruddin Jelaskan Fokus Kemenag

Kaum muslim yang menjaga jarak melakukan salat saat mereka tiba untuk menunaikan umrah di Masjidilharam, di kota suci Mekah, Arab Saudi./via republika.co.id/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | TANGERANG – Badan Penyelenggara Haji (BPH) akan menjadi penyelenggara haji mulai tahun depan. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin pun menjelaskan fokus Kemenag setelah tak lagi mengurusi haji.

Nasaruddin awalnya bersyukur penyelenggaraan haji 2025 berjalan lancar. Ia mengatakan berbagai masalah yang dialami jemaah haji selama di Arab Saudi dapat diatasi.

“Alhamdulillah teman-teman sangat sigap untuk mengatasi ini. Penilaian Saudi Arabia juga memang di awal ada kekhawatiran tapi alhamdulillah berujung dengan sebuah kepuasan bahwa di masa memang ada persoalan, tapi begitu evaluasi pertengahan sampai akhir bisa selesai semua,” ujar Nasaruddin usai Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025 di Tangerang, Selasa (29/7/2025) dikutip dalam keterangannya.

Nasaruddin mengatakan ada sejumlah kebijakan baru terkait haji di Indonesia dan Arab Saudi, antara lain penggunaan delapan syarikah, tambahan jumlah maskapai yang melayani penerbangan, dan berbagai aturan lain terkait haji.

Nasaruddin kemudian menyatakan Kemenag siap menyerahkan penyelenggaraan haji kepada BPH. Dia mengatakan hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Insyaallah, kalau peraturan perundang-undangan sudah menghendaki demikian, mau tidak mau wajib hukumnya Kementerian Agama menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan ibadah haji itu kepada BPH yang baru dibentuk Bapak Presiden,” ujar Nasaruddin.

Dia mengatakan peralihan urusan haji ke BPH akan memberi hikmah kepada Kemenag. Dia kemudian menjelaskan fokus Kemenag usai urusan haji dialihkan ke BPH.

“Tentu ada hikmahnya bagi Kementerian Agama bisa lebih berkonsentrasi ke urusan yang lain karena kita punya banyak direktorat jenderal, ada Pendidikan Islam, ada Bimas Agama Islam, Bimas Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Ada juga Litbang, ada Itjen, terutama menyangkut masalah pesantren dan perguruan tinggi Islam. Banyak sekali pekerjaan di Kementerian Agama yang membutuhkan konsentrasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Semarak! Humaira Sapa Warga Berbasis Budaya di Sukaraja City

Dia berharap layanan haji di bawah BPH lebih baik. Nasaruddin pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Kemenag menyelenggarakan haji selama ini.

“Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah haji di bawah BPH nantinya insyaallah nanti betul-betul seperti yang diobsesikan bersama, jemaah haji akan merasa lebih baik,” ucapnya. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :