Warga Geger Temukan Jasad Mengambang di Sungai

Editor :
Jenazah pria dievakuasi pihak Puskesmas Ciranjang bersama petugas kepolisian dari Polsek Ciranjang./radar cianjur/hakim.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Jasad seorang pria mengambang di Sungai Cibiuk pada Selasa (7/7) pukul 12.00 WIB. Sontak, penemuan itu membuat geger warga Kampung Cibiuk RT 01/RW 11, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Fitra Rusmawan (32), warga sekitar yang juga saksi mengatakan, saat itu warga hendak mengambil air wudu karena menjelang salat zuhur.

“Pas lagi di sungai kami kaget melihat ada jenazah mengambang, warga pun berbondong-bondong untuk menepikan jenazah,” ujarnya melansir jpnn.com dari radarcianjur.com.

Setelah dievakuasi, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Dari hasil identifikasi pihak kepolisian, pria tersebut bernama Ismail Sulaiman (65) warga Kampung Sukasari RT 3 RW 7 Desa Ciranjang.

“Dari infonya warga Kampung Sukasari Desa Ciranjang, sepertinya lagi ngambil ikan. Soalnya jenazah membawa peralatan untuk menangkap ikan,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Ciranjang Iptu Arif Titim mengungkapkan, pihaknya datang ke lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar.

“Kami tiba ke lokasi bersama dengan petugas kesehatan yang menggunakan alat pelindung diri (APD) dan langsung melakukan evakuasi,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, di sekujur tubuh jenazah tidak ditemukan bekas kekerasan maupun luka.

“Dari keterangan keluarga yakni salah satu anaknya mengungkapkan, jenazah memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi serta dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas luka kekerasan fisik,” terangnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

H. Eep di Masa Sidang III Bahas Pandemi Covid-19 dan Prioritas Kepentingan Masyarakat

Kam Jul 9 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pada awal sambutannya di Reses Masa Sidang III, Anggota dan Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung, H. Eep Jamaludin Sukmana, membahas masalah pandemi Covid-19 yang membatasi keleluasaan kerja. Namu keterbatasan itu, diharapkannya, tidak menjadikan halangan bagi setiap warga dalam menyampaikan aspirasinya. Semua harus terbuka dan transparan jangan […]