VISI.NEWS — Ironis sekali, menyandang disabilitas, Wawan (24), Warga Kampung Cilimar RT02 RW07 Desa Pananjung Kecamatan Cangkuang juga mengidap Hidrosefalus berupa penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak sejak kecil.
Dampak hidrosefalus yang dialami dia, adalah membuat ukuran kepala membesar. Sementara untuk orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat.
Kakak sepupu Wawan, Dodo (52), yang merupakan pekerja serabutan, mengatakan, untuk makan sehari-hari Wawan tidak selamanya mengandalkan pemberian tetangga. Melainkan lebih banyak mengandalkan dirinya.
“Benar Wawan membutuhkan kursi roda, karena sehari-harinya dia hanya bisa ngesot,” katanya dilokasi, Jum’at (8/1/2021).
Dodo mengakui kalau Wawan mendapat bantuan dari PKH, Desa, dan Kecamatan. Namun hal itu bertentangan dengan pengakuan adik-adiknya, Iwa Wahyuna (16) dan Iis Cahyati (14), yang menyatakan tidak ada bantuan sama sekali yang diterimanya.
Sementara Wawan saat ditanyakan masalah tersebut hanya menggelengkan kepala, tidak menjawab sama sekali selain kedua adiknya yang memberikan jawaban.
“Walau saya kerja serabutan, tapi untuk makan Wawan sehari-hari selalu menjadi prioritas,” ujar Dodo. @qia.