“Wayahna” Peringati HUT ke-75 RI Tahun Ini Tanpa Pesta

Editor :
Muspika Cileunyi, Nixon Bestafol, Solihin, dan Kompol Sururi./visi.news/yayan sofyan.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Menyambut peringatan HUT ke-75 RI, jajaran Muspika Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengimbau warga masyarat tidak melakukan kegiatan yang melibatkan kerumunan massa, apalagi kegiatan besar-basaran. Ini terkait dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kec. Cileunyi.

“Dalam menyambut dan memperingati HUT Kemerdekaan RI tahun ini kami imbau tidak melakukan kegiatan lomba-lomba, karnaval, resepsi 17 Agustusan dan kegiatan lainnya yang melibatkan kerumunan massa. Termasuk dalam menyambut tahun baru Islam diimbau tak melakukan kegiatan yang melibatkan massa seperti pawai obor,” kata Kapolsek Cileunyi, Kompol Sururi didampingi Camat Cileunyi, Solihin, Danramil Cileunyi, Nixon Bestafol, dan Kanit Pol PP Kec. Cileunyi, Rosyid, Jumat (14/8).

Menurut Sururi, imbauan ini jelas dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kec. Cileunyi, apalagi wilayah Kab. Bandung saat ini masih zona kuning dalam penyebaran Covid-19.

“Untuk menyambut dan memperingati HUT ke-75 RI tahun ini, di tengah wabah pandemi Covid-19 ‘wayahna’ kegiatan yang melibatkan massa ditunda. Jika ada kegiatan, ya dilakukan sesederhana mungkin dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan. Muspika Cileunyi berharap masyarakat Cileunyi mengerti dan maklum. Mari sama-sama perangi Covid-19 ini,” harap Sururi.

Sebelumnya, jauh-jauh hari Pemkab Bandung melarang masyarakat merayakan Agustusan secara besar-besaran yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Kawaludin mengatakan, larangan tersebut sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 karena dengan keramaian akan sulit menjaga physical distancing.

“Kegiatan Agustusan yang sifatnya menimbulkan keramaian, kerumunan sehingga jaga jaraknya terbaikan, tidak boleh digelar,” tutur Kawaludin, Jumat (7/8) lalu.

Larangan tersebut berlaku bagi seluruh pihak, baik instansi lemerintah, swasta, maupun di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  WOW: Di Zaman Now mah Monyet pun "Keranjingan" Ponsel hingga Harus Mengambil Milik Orang

Jika ada pihak yang nekat menggelar Agustusan besar-besaran, Satpol PP tidak akan segan membubarkan secara paksa.

“Saya berharap kami ( Satpol PP ) tidak membubarkan. Lebih baik masyarakat sendiri yang memberikan edukasi, toh ini bukan buat kepentingan kami, tapi buat kepentingan semua masyarakat. Kecuali ada izin dari Gugus Tugas,” tegasnya. @yan

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hasil SBMPTN 2020 Diumumkan Petang Ini, Cek Linknya di Sini

Jum Agu 14 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 bakal diumumkan sore ini, Jumat (14/8). Peserta bisa mengakses link pengumuman SBMPTN 2020 tersebut melalui situs resmi SBMPTN, situs perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya. “Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2020, Jumat 14 Agustus 2020 pukul […]