Workshop Internal Golkar Kab. Bandung, Dadang, Deding, Yoga Tak Hadir

Editor :
Workshop Internal Partai Golkar Kab. Bandung, di Area Gedung Wirakarya, Jalan Raya Laswi, Ciparay, Minggu (19/07/2020)./visi.news/ist

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Disharmoni yang pernah terjadi pada proses penjaringan Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar harus segera diakhiri dan solid mendukung pasangan yang sudah direkomendasikan DPP Partai Golkar Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser dan Usman Sayogi.

“Kontestasi di internal Partai Golkar Kabupaten Bandung sudah berakhir dengan keluarnya rekomendasi dari DPP Partai Golkar. Semua kader harus kembali merapatkan barisan mendukung kader terbaik untuk suksesnya Golkar di Kabupaten Bandung,” ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Jawa Barat Rahmat Sulaeman pada Workshop Internal Partai Golkar Kab. Bandung, di Area Gedung Wirakarya, Jalan Raya Laswi, Ciparay, Minggu (19/07/2020).

Sebagai pembicara dalam Acara Internal Workshop tersebut, selain Rahmat Sulaeman juga Ketua DPD Partai Golkar Kab. Bandung Dadang M. Naser, Calon Bupati Kurnia Agustina dan Penasehat DPD Partai Golkar Kab. Bandung Dadang Supriatna Akbar, dengan moderator Sekretaris DPD Partai Golkar Kab.Bandung H. Sugianto. Workshop diikuti antara lain para Ketua PK dan perwakilan Ketua PD, serta organisasi Trikarya Partai Golkar.

Dalam workshop tersebut tiga kandidat pesaing kuat Hj. Kurnia Agustina yakni Dadang Supriatna, Deding Ishak dan Yoga Santosa tidak hadir.

Rahmat lebih lanjut mengungkapkan bahwa Kab. Bandung merupakan kabupaten yang menjadi prioritas di Jawa Barat karena sampai saat ini Golkar Kab. Bandung masih unggul.

Dia mengungkapkan bahwa Partai Golkar mencari yang terbaik dari yang baik dan DPD Partai Golkar Jabar dan DPP akhirnya sudah menentukan Hj. Kurnia Agustina karena selain hasil surveinya tertinggi juga merupakan keinginan masyarakat.

Dia juga mengungkapkan untuk lancarnya proses dukungan kepada Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar, Musda Partai Golkar Kab. Bandung diundur. “Namun bila kabupaten kota yang akan menyelenggarakan Pilkada tersebut menyatakan kesiapan melaksanakannya, maka Musda kita laksanakan,” ungkapnya.

Di Jawa Barat, katanya, dari 8 daerah yang melaksanakan Pilkada Serentakppada 9 Desember 2020, Partai Golkar ditargetkan meraih kepala daerah pada Pilkada Serentak ini di Kab. Sukabumi, Kab. Cianjur, Indramayu dan Kab. Bandung.

Konsolidasi untuk Kemenangan Golkar

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kab. Bandung H. Dadang M. Naser mengungkapkan bahwa apa yang dilakukannya ini merupakan upaya konsolidasi untuk memenangkan pasangan calon yang direkomendasikan oleh DPP Partai Golkar yakni Hj. Kurnia Agustina dan Usman Sayogi.

“Karena sudah mendapatkan SK rekomendasi maka mau tidak mau Golkar harus memutuskan untuk memenangkan Ibu Nia dan Usman Sayogi. Saat ini yang diperlukan harmonisasi di internal Golkar,” tandasnya.

Dadang menambahkan, dalam kontestasi langkah cepat yang dilakukan Partai Golkar  merupakan upaya nyata menuju kemenangan.

Partai Golkar, katanya, harus bergerak cepat dan tidak boleh didahului yang lain.” Ini menunjukkan kalau kita selangkah lebih maju menuju kemenangan, makanya kita konsolidasi seperti sekarang ini,” tegas Dadang disambut tepuk tangan peserta workshop.

Di ceritakan bahwa isterinya, Hj. Kurnia Agustina sebenarnya tidak diijinkan untuk mencalonkan, namun karena desakan dari bawah dan hasil survei dua kali yang dilaksanakan selalu menunjukkan hasil yang unggul, maka akhirnya mengijinkannya. “Hasil survei Ibu Nia 19 persen, dan Pak Gun Gun 15 Persen, ” ungkapnya seraya mewanti-wanti agar hasil survei tersebut tidak menjadikan Partai Golkar Kabupaten Bandung jadi jumawa.

“Untuk penentuan wakil bupati ada mekanisme tersendiri. Akhirnya muncul Gerindra dan PKB. Waktu itu disepakati kedua partai itu mencoret nama calon calonya,” ungkap Dadang.

Internal Workshop ini karena masih dalam pandemi Covid-19 maka tidak semua Ketua PD Partai Golkar desa/kelurahan hadir dan hanya diwakili dua orang perkecamatan.

Hindari Perpecahan 

Sementara Calon Bupati Bandung yang diusung Partai Golkar Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser yang berorasi dalam workshop tersebut mengajak semua kader partai untuk menghindari perpecahan. “Mari kita hindari perpecahan, karena tidak ada kemenangan tanpa persatuan. Mari kita sareundeuk saigel sabobot sapihanean, sabilulungan bersama demi kebesaran dan kemenangan Partai Golkar di Kab. Bandung, ” tandas Nia disambut antusias yang hadir.

Diungkapkan Teh Nia, sapaan akrab ibu tiga putra tersebut bahwa ia akhirnya muncul sebagai Calon Bupati Bandung karena desakan dan keinginan masyarakat. “Semoga apa yang saya perbuat mudah mudahan mendapatkan berkah dari Alloh SWT,” harapnya.

Pada kesempatan itu Nia juga memastikan bahwa pihaknya akan segera bertemu dengan para kandidat yang diusung Partai Golkar lainnya, baik itu Deding Ishak, Dadang Supriatna, Yoga Santosa maupun kandidat lainnya.

”Mau tidak mau, suka tidak suka ketika keputusan sudah diambil kita harus satu komando. Insya Allah ketika waktunya sudah memungkinkan saya akan bertemu,” pungkasnya.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hanjakal (1)

Ming Jul 19 , 2020
Silahkan bagikanRékacipta Féndy Sy Citrawarga   “NYAAN da Yaya mah hanjakal.” “Beu éta si Sarya culangung, miheulaan ngomong ka juragan.” “Nya kagak apa-apa Kang Ajan pan Yaya hayang ngasaan ngawalan ngabamlam.” “Enya teu nanaon Ya lah tong didéngé Juragan Surjin mah. Hayang wé disebut juragan…..” “Ah siah Darsép! Enya sok […]