YBM PLN Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga

Sejumlah warga RW 04, Desa Buniseuri menerima bantuan sembako dari YBM PLN Tasikmalaya di Kompleks TKA Al-Araaf, Dusun Kota, Desa Buniseuri, Selasa (19/5)./visi.news/fathan
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelanggan yang terdampak pandemi covid-19, Yayasan Baitul Ma’al (YBM)
PLN Cabang Tasikmalaya melakukan road show ke sejumlah wilayah kerjanya sembari membagikan sembako kepada mustahik, termasuk bagi 20 warga di RW 04, Dusun Kota,
Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku.

Mereka yang menerima bantuan merupakan warga yang benar-benar kesulitan mendapatkan penghasilan atau pemasukan harian karena wabah covid-19.

“Alhamdlillah bingah masih keneh aya nu merhatoskeun,” ungkap seorang warga Ma Ining dalam logat Sunda usai menerima bantuan dari YBM PLN Tasik di komplek TKA Al-Araaf, Dusun Kota, Desa Buniseuri, Selasa (19/5).

Penyerahan bantuan yang disaksikan pendiri TKA Al-Araaf Wawan Herawan diberikan langsung oleh manajer YBM PLN Tasikmalaya Eman Sulaeman serta Manajer PLN ULP Ciamis, Eman Suherman.

Selain pemberian sembako, YBM PLN juga menyerahkan bantuan uang ketupat bagi lima orang guru ngaji serta lima orang anak yatim di kawasan itu.

“Aksi ini merupakan wujud kepedulian para karyawan PLN terhadap kaum dhuafa dan rutin dilakukan jelang Idul Fitri. Namun karena lebaran tahun ini banyak warga terdampak Covid-19,
jumlah bantuan ditambah menjadi lebih dari 600 paket,” kata Eman.

Paket sembako tersebut, kata dia disediakan dari dana zakat pegawai PLN yang setiap bulannya disisihkan 2.5% dari penghasilan pegawai untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan.

Eman mengaku bahwa PLN kini sudah memiliki rumah singgah di kawasan Jalan Juang Bandung, yang diproyeksikan untuk membantu warga kurang mampu yang hendak berobat ke RSHS Bandung.

“Syaratnya cukup mudah yakni cukup dengan menunjukan SKTM dan insyaalloh akan dibantu dan tak akan dipersulit,” katanya.

Manajer PLN ULP Ciamis Eman Suherman berharap apa yang dilakukan PLN ini bisa sedikit meringankan beban warga yang kondisi ekonominya terdampak akibat Covid-19.

Disinggung soal jumlah pelanggan yang menunggak bayar tagihan, ia tak menampik bahwa ada kenaikan yang cukup signifikan.

“Memang ada kenaikan sekitar lima persen dari jumlah pelanggan PLN di Ciamis yang mencapai 187.000-an,” jselasnya.

Eman Suherman menambahkan, kondisi itu masih terkendali, menyusul adanya kebijakan
pembebasan pelanggan tarif rumah tangga daya 450 volt. @fth

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PSBB Parsial di Ciamis Diberlakukan di Tujuh Kecamatan

Rab Mei 20 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Ciamis akan kembali dilanjutkan. Namun, untuk periode kedua ini, PSBB akan dilakukan secara parsial di tujuh wilayah kecamatan. Tujuh wilayah kecamatan tersebut, adalah Kecamatan Ciamis, Banjarsari, Pamarican, Panawangan, Panumbangan, Rancah, dan Kawali. Hal itu terungkap saat Pemerintah Kabupaten […]