VISI.NEWS | SINGAPURA – Zuellig Pharma, perusahaan solusi layanan kesehatan terkemuka di Asia, mengumumkan telah mengakuisisi seluruh hak atas merek produk kesehatan konsumen Zam-Buk® dan Vapex® dari Bayer Consumer Care AG. Akuisisi ini mencakup wilayah Thailand, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
Zam-Buk® merupakan salep yang digunakan untuk meredakan sementara rasa nyeri dan gatal, termasuk akibat gigitan serangga. Pertama kali diluncurkan pada 1902, Zam-Buk® dikenal luas sebagai merek rumah tangga tepercaya yang mempertahankan kekuatan mereknya selama lebih dari satu abad.
Sementara itu, Vapex® adalah inhaler hidung yang membantu meredakan hidung tersumbat. Produk ini diperkenalkan pada 1917 dan memiliki pengenalan merek yang kuat, khususnya di Thailand, sebagai solusi praktis untuk masalah pernapasan ringan.
Akuisisi ini sejalan dengan prioritas strategis Zuellig Pharma untuk memperkuat dan memperluas portofolio consumer healthcare di Asia. Langkah tersebut juga menandai akuisisi kedua Zuellig Pharma di segmen ini, setelah sebelumnya mengakuisisi Propan di Filipina.
CEO Zuellig Pharma, John Graham, menyatakan bahwa akuisisi Zam-Buk® dan Vapex® merupakan tonggak penting dalam pertumbuhan portofolio produk kesehatan konsumen perusahaan. Ia menekankan bahwa kedua merek memiliki warisan panjang dan tingkat kepercayaan tinggi di masyarakat.
“Dengan menggabungkan warisan merek Zam-Buk® dan Vapex® dengan kapabilitas komersial regional serta keahlian pasar lokal Zuellig Pharma, kami berupaya memperluas distribusi dan akses di seluruh saluran ritel yang relevan. Tujuannya agar produk-produk ini tetap relevan, mudah ditemukan, dan terjangkau oleh konsumen,” ujar John Graham.
Zuellig Pharma sendiri merupakan perusahaan solusi layanan kesehatan yang telah beroperasi selama lebih dari 100 tahun. Saat ini, perusahaan tersebut beroperasi di 18 pasar di Asia dengan lebih dari 12.000 karyawan, melayani lebih dari 200.000 fasilitas kesehatan, serta bekerja sama dengan lebih dari 450 klien, termasuk 20 perusahaan farmasi terbesar di dunia.
@uli