Search
Close this search box.

UIN Bandung Siapkan Sertifikasi Level ASEAN

UIN Bandung Siapkan Sertifikasi Level ASEAN./visi-news.com/istimewa.

Bagikan :

VISI-NEWS.COM – Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung baru-baru ini telah melakukan sejumlah kegiatan dan persiapan untuk menghadapi sertifikasi ASEAN University Network (AUN-QA) tahun depan, 2021.

Berkaitan dengan hal itu, dalam suatu kesempatan Rapat Dalam Kantor, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., mengatakan bahwa sertifikasi program studi (jurusan) pada level ASEAN merupakan salah satu target utama pencapaian dia pada periode kedua jabatannya sebagai rektor.

“Maka, semua level pimpinan (wakil rektor, kepala biro, dan dekanat) harus meresponsnya dengan serius, tak terkecuali para ketua program studi dan jurusan,” sebut Mahmud dalam kterangan tertulis yang diterima VISI-NEWS.COM, Kamis (10/12/2020).

Sementara itu, Dr. Irawan, M.Hum, selaku Ketua Jurusan MPI sekaligus Ketua rombongan observasi; AUN-QA merupakan jejaring universitas di Asia Tenggara yang bertujuan saling meningkatkan kualitas manajemen perguruan tinggi para anggotanya.

Mereka sama-sama mengembangkan suatu sistem penjaminan mutu yang holistik dalam rangka meningkatkan kualitas perkuliahan, penelitian, dan layanan terhadap lulusan dan pihak yang berkepentingan terhadap pengguna lulusan.

Menurut AUN QA, kualitas harus didasarkan pada pengalaman praktis yang bisa diuji, dievaluasi, ditingkatkan dan dibagi kepada orang lain terutama pihak pengguna lulusan.

“Jadi, model penjaminan mutu ala AUN-QA itu strategis, sistemik, dan fungsional. AUN-QA menganggap bahwa mutu tidak diukur oleh hanya satu dimensi, yaitu akademik, tetapi seluruh aspek harus diinstal ke dalam suatu sistem yang utuh,” kata Irawan.

Proses pembelajaran, lanjut dia, penyusunan kurikulum, pendelegasian wewenang, pembelanjaan anggaran, penggunaan fasilitas, komunikasi terhadap alumni dan studi kelayakan kemampuan lulusan dalam bekerja patut diperhatikan dan dikelola dengan baik. AUN-QA menyebutnya out comes based education (OBE).

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 6 Mei 2026

Oleh karena itu, prinsip sertifikasi AUN QA bukan menjustifikasi perguruan tinggi tertentu sebagai baik, kurang baik, atau tidak baik, tetapi sama-sama berbagi dan berkomunikasi secara timbal balik dalam upaya meningkatkan mutu tata kelola perguruan tinggi.

Di bagian akhir proses sertifikasi, perguruan tinggi yang bersangkutan harus memahami kekurangan yang dimiliki dan mengetahui cara mengatasi kekurangan tersebut sebagai bentuk peningkatan kualitas secara berkelanjutan (continuous enhancement). @fen

Baca Berita Menarik Lainnya :