VISI.NEWS | BANDUNG – Sydney FC menghadapi ujian besar saat menjamu Newcastle Jets pada leg pertama semifinal A League di Allianz Stadium, Sabtu (9/5/2026). Laga ini menjadi krusial karena hasil di pertemuan pertama akan menentukan posisi kedua tim sebelum menjalani laga penentu pekan depan.
Sydney FC datang dengan modal kemenangan tipis 1-0 atas Melbourne Victory pada babak eliminasi. Hasil itu menunjukkan kekuatan utama tim asuhan Patrick Kisnorbo, yakni organisasi pertahanan yang solid. Performa kiper Harrison Devenish Meares menjadi salah satu faktor penting karena mampu menjaga gawang tetap bersih dari tekanan lawan.
Namun, tantangan kali ini berbeda. Newcastle Jets datang sebagai juara musim reguler sekaligus tim paling produktif di liga dengan torehan 55 gol. Statistik itu membuat barisan belakang Sydney FC harus bekerja ekstra, terutama karena mereka baru kebobolan 25 kali sepanjang musim ini.
“Kami tahu mereka adalah tim yang bagus,” kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC, saat memberikan keterangan terkait kekuatan lawan.
Sydney FC mendapat tambahan tenaga dari pulihnya Joe Lolley dari cedera pergelangan kaki. Kehadiran Lolley berpotensi memberi variasi serangan dan membantu tuan rumah keluar dari tekanan Newcastle Jets.
Dari sisi psikologis, Newcastle Jets memiliki bekal kuat setelah memenangi dua pertemuan terakhir melawan Sydney FC pada musim reguler dengan agregat skor 4 1. Catatan ini menjadi peringatan bagi tuan rumah agar tidak memberi ruang terlalu besar kepada lini serang lawan.
Laga ini juga bernilai historis bagi Newcastle Jets yang kembali mencapai semifinal untuk pertama kalinya sejak musim 2017 18. Sementara Sydney FC terakhir kali bersaing di babak empat besar pada kompetisi 2024. @desi