Platform Kesehatan Online Doctor Anywhere Menyelesaikan Pendanaan Seri C Senilai SGD 88 Juta untuk Mengembangkan Layanan di Asia Tenggara

Editor Doctor Anywhere ingin memakai pendanaan ini guna meningkatkan fitur-fitur digital sehingga layanan kesehatan yang terjangkau dapat diakses berbagai pengguna di Asia Tenggara. /visi.news/ist
Silahkan bagikan
  • Pertumbuhan bisnis Doctor Anywhere melesat 500% sejak awal 2020.
  • Investasi ini semakin memperkuat kepemimpinan pasar dan misi DA untuk mengubah layanan kesehatan di Asia Tenggara melalui teknologi.

 

VISI.NEWS – Doctor Anywhere (DA), penyedia layanan kesehatan online tingkat regional yang berpusat di Singapura, hari ini menyelesaikan pendanaan Seri C. Babak pendanaan ini dipimpin oleh investor pengembangan bisnis, Asia Partners. Selain Asia Partners, pendanaan ini juga diikuti sejumlah investor, termasuk Novo Holdings, Philips, dan OSK-SBI Venture Partners.

Dengan nilai sebesar SGD 88 juta (US$ 65,7 juta), investasi ini menjadi salah satu babak pendanaan privat terbesar yang diraih perusahaan layanan kesehatan di Asia Tenggara.

Sejumlah investor DA sebelumnya juga ikut dalam pendanaan ini, termasuk investor global asal Singapura EDBI, Square Peg, IHH Healthcare, Kamet Capital, dan Pavilion Capital. Dengan pendanaan Seri C ini, investasi total yang diraih Doctor Anywhere sejak terbentuk mencapai lebih dari SGD 140 juta.

Setelah pendanaan ini, Oliver Rippel, Salah Satu Pendiri dan Partner di Asia Partners, dan Dr. Amit Kakar, Senior Partner, Head, Novo Holdings Equity Asia akan bergabung dalam jajaran Dewan Direktur DA.

Sejak diluncurkan pada 2017, DA telah berkembang pesat dan melayani lebih dari 1,5 juta pengguna di Asia Tenggara. Dalam 18 bulan terakhir, pandemi Covid-19 turut mendorong penggunaan layanan kesehatan online (telehealth). Layanan ini bahkan menjadi inovasi yang mendukung industri kesehatan untuk menyediakan layanan bermutu dan terjangkau kepada berbagai keluarga pada masa pandemi.

Lim Wai Mun, Pendiri dan CEO Doctor Anywhere, berkata, “DA ingin menjadi penyedia layanan teknologi kesehatan omnichannel terbesar di Asia Tenggara. DA juga ingin menerapkan teknologi inovatif yang meningkatkan hasil pengobatan pasien sebagai kunci keunggulan layanannya. Kami gembira dengan minat investor-investor terkemuka dalam babak pendanaan ini. Investasi ini menjadi pencapaian penting yang membuktikan visi dan rekam jejak kami”.

Baca Juga :  Karima, Mualaf dari Amerika (1): Ibunya Selalu Rendahkan Agama, Ayahnya Ateis Penuh

DA telah membangun ekosistem sehat yang terdiri atas penanggung biaya kesehatan, penyedia layanan kesehatan, dan pasien di pasar-pasar utama. DA kini didukung sekitar 2.800 dokter dan tenaga kesehatan di Asia Tenggara. Selain itu, DA juga bekerja sama dengan berbagai rumah sakit dan lembaga kesehatan terkemuka.

Dengan pendanaan terbaru ini, DA akan memperkuat kepemimpinan pasar dan terus memperluas jangkauannya di berbagai negara. DA akan berekspansi ke pasar-pasar baru, dan melanjutkan misinya untuk mengubah industri layanan kesehatan di Asia Tenggara melalui teknologi.

“Kami akan memakai pendanaan ini untuk meningkatkan fitur-fitur digital DA, dan memperluas kemampuan DA dalam menghadirkan layanan kesehatan bermutu yang mudah diakses para pengguna di Asia Tenggara,” ujar Lim.

“Kami sangat terkesan atas pencapaian Wai Mun dan timnya yang diraih dalam waktu singkat,” kata Oliver M. Rippel, Salah Satu Pendiri Asia Partners. “Sebagai inovator layanan kesehatan omnichannel di Asia Tenggara, DA membantu industri kesehatan menjawab berbagai tantangan dan peluang pada dekade mendatang. Kami bangga bermitra dengan DA dan mendukung pertumbuhan berkelanjutannya”.

Kien T. Nguyen, Salah Seorang Pendiri Asia Partners, menambahkan, “DA tengah menjadi pemimpin regional dalam segmen layanan kesehatan omnichannel. Hal ini terwujud setelah strategi regionalisasi yang dijalankan kalangan perusahaan platform internet generasi pertama di Asia Tenggara. Perpaduan antara layanan kesehatan online (telehealth) dan layanan secara langsung di fasilitas kesehatan sangat menarik minat pihak asuransi, penyedia layanan kesehatan, dan 650 pasien di berbagai negara. DA kini menjadi pemimpin di sektor ini”.

Dr. Amit Kakar, Senior Partner, Head, Novo Holdings Equity Asia, berkata, “Kami gembira berinvestasi pada DA, dan mendukung misinya untuk mengubah layanan kesehatan di Asia Tenggara melalui teknologi. Pandemi telah mempercepat tren yang sebelumnya telah berkembang—layanan kesehatan bermutu, hemat biaya, dan mudah diakses pasien secara online, di mana pun pasien berada. DA menawarkan pendekatan terbaik yang menggabungkan dunia daring dan luring di sektor layanan kesehatan melalui strategi omnichannel.

Baca Juga :  Bongkar Penipuan Jual-Beli Tanaman Hias, Bareskrim Tunggu Laporan Korban Lain

“Dengan demikian, DA mampu mengusung layanan kesehatan ke jenjang baru, yakni layanan kesehatan yang didukung teknologi. Kami ingin memanfaatkan momentum ini dan terus berkolaborasi dengan Wai Mun dan timnya sebagai pemimpin industri”.

Doctor Anywhere telah tersedia di Singapura,  Malaysia,  Thailand,  Vietnam, dan Filipina. Baru-baru ini, DA juga mendirikan pusat teknologi regional di Bangalore, India, dan Ho Chi Minh City, Vietnam.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kabupaten Bandung Raih Prestasi STQH Tingkat Jabar

Sel Agu 31 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Melalui perolehan nilai 20 poin, Kabupaten Bandung berhasil meraih peringkat III pada ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XVII tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang diselenggarakan pada tanggal 25 hingga 30 Agustus 2021 di Pusdai Kota Bandung. Prestasi tersebut diperoleh, karena beberapa peserta mampu meraih yang […]