VISI.NEWS | BANDUNG – Saat bepergian dengan pesawat, penumpang sering kali menerima berbagai perlengkapan dari maskapai untuk kenyamanan selama penerbangan. Beberapa barang ini ternyata boleh dibawa pulang, sementara yang lain harus tetap berada di dalam pesawat.
Menurut laporan Simple Flying, amenity kit yang biasanya diberikan kepada penumpang kelas bisnis dan premium economy berisi barang-barang seperti masker mata, kaus kaki, hingga earplug. Penumpang kelas ekonomi juga dapat menerima amenity kit dalam penerbangan jarak jauh lebih dari tujuh jam.
Mengutip Reader’s Digest, berikut adalah beberapa barang yang bisa dibawa pulang setelah penerbangan:
1. Hand Sanitizer
Disediakan dalam amenity kit dan tidak akan digunakan kembali oleh maskapai.
2. Masker Mata
Demi kebersihan, maskapai tidak mendaur ulang masker yang sudah digunakan penumpang.
3. Kaus Kaki
Disediakan untuk kenyamanan dalam penerbangan jarak jauh dan boleh dibawa pulang setelah digunakan.
4. Earplug
Alat penyumbat telinga ini tidak digunakan ulang, sehingga sah untuk dibawa pulang.
5. Piyama
Biasanya hanya diberikan kepada penumpang kelas satu dalam penerbangan jarak jauh dan menjadi hak milik penumpang setelah penerbangan.
6. Sandal
Mirip dengan sandal hotel, sandal penerbangan jarak jauh dapat dibawa pulang.
7. Pouch Bag Amenity Kit
Tas kecil yang digunakan untuk menyimpan amenity kit juga boleh dibawa turun.
8. Kantong Muntah
Jika tidak digunakan, kantong ini bisa dibawa pulang untuk keperluan darurat.
Meskipun beberapa barang bisa dibawa pulang, ada beberapa yang harus tetap di dalam pesawat karena merupakan properti maskapai. Barang-barang ini meliputi:
- Selimut dan Bantal – Meskipun sering digunakan oleh penumpang, ini bukan barang sekali pakai.
- Life Jacket (Jaket Pelampung) – Bagian dari perlengkapan keselamatan yang harus selalu tersedia di pesawat.
- Kartu Keselamatan Pesawat – Digunakan sebagai petunjuk keselamatan selama penerbangan.
- Headphone – Biasanya digunakan kembali oleh maskapai setelah dibersihkan.
Penumpang disarankan untuk tidak sembarangan mengambil barang dari pesawat, terutama yang termasuk dalam daftar terlarang. Jika ketahuan, bisa saja mendapatkan teguran atau bahkan konsekuensi lebih serius dari maskapai. @ffr