ACT Buka Kesempatan Lapangan Kerja Melalui Agen Filantropi Qurban

Relawan ACT./visi.news/ist
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Saat ekonomi melemah di tengah kondisi pandemi, masyarakat bahu-membahu untuk mendukung mereka yang kurang mampu. Untuk itu, pada momen kurban tahun ini, Global Qurban – Aksi Cepat Tanggap (ACT) tidak hanya mendistribusikan hewan kurban tetapi juga berupaya memulihkan perekonomian masyarakat lewat keagenan kurban.

Global Qurban – ACT nantinya akan memberikan benefit yang cukup besar kepada agen yang mampu mengajak orang lain berkurban satu ekor hewan setara sapi. Targetnya, ada 100.000 orang yang akan menjadi agen Global Qurban – ACT. “Kalau ini terjadi, maka satu orang targetnya adalah satu hewan kurban setara sapi. Kita hadirkan cara ini supaya mereka mendapatkan penghasilan yang cukup untuk melanjutkan aktivitasnya selepas mereka terkena PHK,” ujar President ACT Ibnu Khajar, dalam keterangan pers kepada VISI.NEWS, Selasa (2/5/2020).

Selain untuk pekerja yang mengalami PHK, katanya, Qurban – ACT menyadari ada berbagai pihak yang terkait dalam penyediaan hewan kurban. Sehingga, jika satu individu yang berkolaborasi dalam program kurban ini, individu lain juga akan ikut merasakan manfaatnya. “Para penjual kurban yang melapak di pinggir jalan pun akan ikut diberdayakan. Sebab, pandemi ini tentunya menyulitkan mereka untuk berdagang seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga Global Qurban – ACT akan mengajak mereka untuk bekerja sama,” ungkapnya..

Seluruh sistem ini, kata Ibnu, nantinya akan berjalan dengan sistem teknologi digital Global Qurban – ACT. Para agen akan diberikan materi, melakukan pemasaran, dan pengelolaan para pekurban lewat media digital. Pengantaran daging kurban juga akan dilakukan lewat Humanity Care Line atau bisa juga langsung melalui para pelapak yang telah bekerja sama dengan Global Qurban – ACT.  Sehingga kurban tidak bermakna ritual belaka, tapi juga sebagai solusi nyata terhadap permasalahan ekonomi masyarakat.

“Nilai tambah kita tidak hanya sekadar membincang kelebihan ritual kurban sebagai ibadah sunnah muakkadah, tapi kita akan jadikan kurban ini sebagai solusi kepada permasalahan ekonomi umat yang saat ini terdampak pandemi Covid-19 ini,” pungkas Ibnu.@mpa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemerintah Putuskan Tak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun 2020

Sel Jun 2 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji 2020 ke Arab Saudi di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Ibadah haji 2020 ditiadakan karena pandemi covid-19 global belum berakhir. “Berdasarkan kenyataan itu pemerintah memutuskan tak memberangkatkan haji pada 1441 Hijriah,” kata Menteri Agama Fachrul Razi di Kementerian Agama, Selasa (2/6), seperti […]