Ada Apa Rekomendasi Balon Bupati/Wakil DPP Golkar dalam Pilkada Serentak 2020 di Tasikmalaya Belum Turun?

Editor Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Ade Barkah Surahman./visi.news/ayi kureasin
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Rekomendasi bakal calon bupati dan wakil bupati jelang Pilkada Serentak 2020, di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, semakin disorot dan diperbincangkan kalangan politisi, halnya Partai Golongan Karya.

Di saat 5 daerah sudah menerima Surat Keputusan (SK) resmi penunjukan calon kepala daerah dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar. Kenapa surat rekomendasi pencalonan di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tasikmalaya tak kunjung turun?

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah Surahman mengaku, ditargetkan pengurus pusat untuk menang di pemilihan kepala daerah, minimal 5 kabupaten/kota saat pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Target 60 persen kemenangan pemilihan kepala daerah di beberapa wilayah Jawa Barat , itu diyakininya bisa tercapai oleh kerja keras, sinergitas dan soliditas para kader partai,” kata Ade kepada wartawan saat berkunjung ke Kota Tasikmalaya, Selasa (21/7).

Beberapa daerah yang akan menggelar Pilkada di Jawa Barat pun, tambahnya. sebagian besar telah menerima surat keputusan (SK) resmi penunjukan calon kepala daerah dari DPP Partai Golkar.

“Kelima dari delapan daerah di Jabar, yakni Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Indramayu,” kata Ade

Dikatkanya, memang masih ada sisa daerah yang belum menetapkan calon kepala daerah dari Partai Golkar melalui SK resmi pusat, yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, dan Kota Depok.

Selama ini, tambahnya proses SK DPP Partai Golkar untuk menentukan calon kepala daerah di Kabupaten Tasikmalaya masih dalam tahap proses pembahasan internal pengurus pusat.

“Bukan hanya Kabupaten Tasikmalaya, karena ada dua daerah lagi yang juga SK-nya belum turun,” tambahnya.

Dikatakan Ade, beberapa peluang kemenangan besar Partai Golkar dalam Pilkada Serentak 2020 sekarang yakni Kabupaten Indramayu, Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga :  Ketua KPAA 2021 Berharap dalam Situasi Pandemi Covid-19 Pemuda Bisa Memberikan Kontribusi Positif

Artinya, lanjut Ade, jika semua daerah yang paling berpeluang menang itu terwujud saat nanti hasil pencoblosan, tentunya akan sangat mudah sekali untuk memenuhi minimal target yang ditentukan oleh pusat selama ini.

“Apalagi fokus Pangandaran yang saat ini posisinya ditinggal cerai oleh pasangan calon petahana. Sekarang Golkar di Pangandaran harus menang,” ujar Ade.

Ade pun berharap, seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai tetap selalu menjaga kekompakan, persaudaraan dan bekerja keras memenangkan para calon kepala daerah di Pilkada Serentak tahun ini.

“Saya berpesan tetap jaga persaudaraan, kekompakan. Sekarang Golkar sedikit bergeser apalagi di Jabar. Yakni bagaimana cara menggaet para pemilih milineal,” tandas Ade.

Dikatakannya, teknik dan cara menggaet sesama milenial diserahkan oleh para kadernya.

“Jadi jangan hanya saat kita butuh. Tapi sebaliknya kita hadir saat dibutuhkan warga. Semua kader Golkar harus selalu ada di tengah maayatakat,” tandasnya lagi. @akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Grup Calung Galecox, Pukau Penonton GEWB

Rab Jul 22 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Meski sempat diguyur hujan, area Gebyar Expo Wisata Budaya (GEWB) masih tetap dikunjungi masyarakat. Padahal area tersebut juga becek karena hujan membasahi lahan hingga beberapa saat. Salah satu pengisi acara hiburan, grup calung Lingkung Seni Galecox Sawargi Putra terlihat masih semangat menampilkan kepiawaiannya bermain alat musik bambu […]