VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71 tingkat Kabupaten Bandung berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, yang digelar di Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi gerakan pelajar Nahdlatul Ulama melalui berbagai agenda yang menyentuh langsung masyarakat.
Sejumlah rangkaian kegiatan digelar dalam puncak Harlah ini, di antaranya santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial, khitanan massal yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, serta penampilan kader IPNU-IPPNU yang menunjukkan potensi dan kreativitas pelajar. Seluruh kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan pengabdian pelajar terhadap masyarakat.
Ketua IPNU Kabupaten Bandung, Lutfi Maulana Muhamad, menegaskan bahwa Harlah menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerakan organisasi.
“Momentum Harlah ini bukan hanya perayaan, tetapi juga ajang refleksi untuk kembali meneguhkan nilai dan cita-cita para pendiri. IPNU harus hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar seremoni. Rangkaian kegiatan hari ini adalah bentuk kontribusi konkret pelajar bagi masyarakat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua IPPNU Kabupaten Bandung, Annisa Nurhasanah, S.Pd, menyampaikan bahwa pelajar perempuan memiliki peran strategis dalam gerakan sosial.
“IPPNU ingin terus bergerak dan memberi dampak. Melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pelajar, khususnya perempuan, mampu menjadi agen perubahan yang hadir langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan, IPNU-IPPNU Kabupaten Bandung juga melaksanakan aksi penanaman pohon. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi pelajar dalam menjaga kelestarian alam.
Penanaman pohon tersebut selaras dengan semangat menyambut Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung yang diperingati pada 20 April 2026, di mana nilai pembangunan berkelanjutan dan kepedulian lingkungan menjadi bagian penting dalam kemajuan daerah.
Aksi ini turut mendapat dukungan dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, H. Tarya Witarsa, S.Ag, yang hadir sekaligus melakukan penanaman pohon secara simbolis.
“Kegiatan ini sangat positif dan relevan dengan arah pembangunan daerah. Penanaman pohon bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk lingkungan. Kami mengapresiasi IPNU-IPPNU yang mampu mengintegrasikan kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan dalam satu momentum,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pelajar, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya guna.
Melalui puncak Harlah ini, IPNU dan IPPNU Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya sebagai organisasi pelajar yang tidak hanya berfokus pada kaderisasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan lingkungan.
Momentum ini menjadi bukti bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan daerah, sekaligus sebagai generasi penerus yang peduli, tangguh, dan berdaya guna bagi masa depan Kabupaten Bandung.