VISI.NEWS – Aksi protes yang dilakukan oleh Liaison Officer (LO) nomor urut 3, pasangan calon H. Dadang Supriatna dan H. Sahrul Gunawan, langsung disikapi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisifasi Masyarakat dan SDM Kabupaten Bandung, H. Supriatna, mengatakan pada prinsipnya di setiap tahapan selalu ada evaluasi. Kata dia, melalui evaluasi tersebut, akan terlihat kelebihan dan kekurangan.
“Tentunya termasuk setiap evaluasi kami menampung saran pandang, kritik dari semua pihak. Berkaitan dengan debat ini pun, tidak terlepas kami akan segera evaluasi,” jelas Supriatna kepada wartawan usai debat kedua Pilkada Kabupaten Bandung di lokasi, Sabtu malam.
Lanjut Supriatna, klarifikasi akan dilakukan kepada beberapa pihak. Kata dia, ini dilakukan agar tahu sebenarnya apa yang terjadi.
“Kalaupun memang nanti ada yang ketidaksesuaian atau seperti apa, ya setelah kita evaluasi tadi. Kalau saya memandang, sebetulnya sekarang kurang bisa menanggapi lebih jauh dan belum dapat disimpulkan,” tuturnya.
Pihaknya berharap kepada TVRI untuk segera bertemu secepatnya. Dia juga meminta kepada TVRI, tolong disiapkan hasil liputan ini biar sama-sama melihat dengan jelas.
“Bareng-bareng duduk sama, kita lihat sebetulnya ada kurang lebihnya di mana, termasuk mungkin kalaupun ada yang dianggap kurang tepat atau salah di posisi mana, dan itu berawal dari apa,” pungkasnya. @yus