Search
Close this search box.

Anggaran 2020 Alami Refocusing Penanganan Covid-19, Pemprov Jabar Ingin Raih WTP Kesepuluh Berturut-turut

Setiawan Wangsaatmaja./visi.news/humas jabar

Bagikan :

VISI.NEWS — PemProv Jabar menargetkan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Setiawan Wangsaatmaja, mengatakan, jika target itu terealisasi, Pemprov Jabar akan meraih WTP untuk kesepuluh kali secara berturut-turut.

“Kami berupaya untuk menargetkan WTP yang kesepuluh. Yang kesembilan kemarin sudah berhasil,” kata Setiawan seusai menghadiri Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (30/3/2021).

Pihaknya terus mendorong kabupaten/kota di Jabar untuk mempertahankan status WTP, mengingat tahun lalu semua daerah di Jabar mendapat status WTP.

“Kalau ingin Jabar Juara, kami pun ingin mendorong seluruh kabupaten/kota mendapatkan hal yang sama, WTP seperti provinsi,” ujarnya.

Menurut Setiawan, untuk merealisasikan target tersebut, Pempriv Jabar akan segera melengkapi arahan-arahan dari BPK dalam waktu 35 hari.

“Kami sedang membetulkan dan melengkapi. Mudah-mudahan target yang dicontohkan oleh BPK tadi, kita bisa dalam waktu 35 hari yang ditentukan, bisa diperbaiki supaya memenuhi target,” katanya.

Setiawan menjelaskan, pengelolaan anggaran Pemprov Jabar TA 2020 mengalami refocusing untuk penanganan covid-19.

“Kita memang menganggarkan untuk BTT cukup besar (pada TA 2021), ada di angka Rp 300 miliar. Dari 300 itu, memang ada anggaran BTT untuk masalah covid-19 ditambahkan,” katanya.

Tapi, menurut dia, pada dasarnya hingga saat ini pihaknya masih belum melihat refocusing besar-besaran seperti halnya 2020. @ayi

Baca Berita Menarik Lainnya :