VISI.NEWS – Arab Saudi mulai membuka penerbangan internasional pertama Senin (17/5/2021). Penerbangan dari Bandara Internasional Raja Khalid Arab Saudi di Riyadh ke Bandara Internasional Sarajevo, sesuai keputusan untuk mencabut penangguhan pada warga yang bepergian ke luar negeri mulai diberlakukan, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan.
Dilansir dari Al Arabiya, Selasa (10/5/2021), kerajaan mengatakan akan secara resmi mencabut penangguhannya pada warga yang bepergian ke luar negeri dan membuka perbatasan darat, laut, dan udara pada Senin, 17 Mei.
Warga negara Saudi yang telah menerima dua suntikan vaksinasi, atau satu suntikan setidaknya dua minggu sebelum perjalanan, mereka yang telah pulih dari virus Corona dalam enam bulan terakhir, dan mereka yang berusia di bawah 18 tahun diizinkan untuk bepergian.
SPA melaporkan bahwa Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi mengeluarkan pedoman perjalanan terbaru untuk pelancong, termasuk penggunaan aplikasi pelacakan Covid-19 negara itu “Tawakkalna.”
Warga negara dilarang melakukan perjalanan langsung atau tidak langsung ke 13 negara berikut tanpa izin sebelumnya dari otoritas terkait: Libya, Yaman, Armenia, Afghanistan, Suriah, Iran, Somalia, Belarus, India, Lebanon, Turki, Republik Demokratik Kongo, dan Venezuela, kata Kementerian Dalam Negeri Kerajaan.
Arab Saudi mengumumkan pada Minggu (16/5/2021) bahwa pengunjung asing yang datang melalui udara dari sebagian besar negara tidak perlu lagi karantina jika mereka telah divaksinasi Covid-19.@mpa