Azis Syamsuddin Akui Beri Uang Rp 200 Juta ke Mantan Penyidik KPK Robin Pattuju

Editor Azis Syamsuddin diperiksa KPK. /ANTARA
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pengadilan Tipikor Medan menggelar sidang kasus dugaan suap Wali Kota nonaktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial terhadap mantan penyidik KPK Stepanus Robinson Pattuju, Senin (26/7/2021). Sidang kali ini mendengarkan kesaksian Robin dan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Keduanya bersaksi melalui video conference. Sementara majelis hakim, sebagian Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dan penasihat hukum terdakwa hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan di Pengadilan Negeri Medan.

Dalam sidang, Azis Syamsuddin mengakui memberikan pinjaman Rp 200 juta kepada Robin.

“Bukan minta tapi pinjam, pinjaman saat itu persisnya atas permintaan beliau (Robin) ada Rp 200 juta atau Rp 150 juta,” kata Azis.

“Ada Rp 10 juta untuk keluarga Robin berobat?” tanya JPU KPK.

“Ya begitulah,” jawab Azis.

“Dalam BAP saudara menyebutkan pernah transfer Rp 10 juta pada 22 Mei untuk Stepanus Robin, karena butuh untuk obat keluarga dan kebutuhan pribadi?” tanya JPU KPK.

“Betul,” jawab Azis lagi.

“Dalam BAP 19 saudara mengatakan pernah transfer uang Rp 200 juta ke rekening BCA Maskur Husain pada 3 Agustus 2020 sebesar Rp 100 juta dan 5 Agutus 2020 Rp 100 juta lagi dengan total Rp 200 juta untuk berobat orangtua, berobat mertua, sekolah anak dan kontrakan Robin betul?” tanya jaksa.

“Iya,” jawab Azis.

“Belum kembalikan dananya?” tanya jaksa.

“Insya Allah mungkin ada waktunya nanti dikembalikan Pak JPU,” jawab Azis.

Wali Kota Tanjungbalai nonaktif Muhammad Syahrial didakwa menyuap Stepanus Robinson Pattuju sebesar Rp 1,695 miliar, agar tidak menaikkan kasus dugaan korupsi ke tingkat penyidikan.

Dalam surat dakwaan disebutkan M Syahrial selaku Wali Kota Tanjungbalai yang juga merupakan kader Partai Golkar berkunjung ke rumah dinas Wakil Ketua DPR RI yang juga merupakan petinggi Partai Golkar Muhammad Azis Syamsudin, di Jalan Denpasar Raya, Kuningan Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Wabah Virus Corona Picu Kekhawatiran Muslim Rohingya di Myanmar

Pada pertemuan itu, Syahrial dan Azis Syamsudin membicarakan mengenai pilkada yang akan diikuti oleh terdakwa di Kota Tanjungbalai, lalu Azis menyampaikan kepada Syahrial akan mengenalkan dengan seseorang yang dapat membantu memantau dalam proses keikutsertaan terdakwa dalam pilkada tersebut.

Setelah Syarial setuju, Azis lalu minta Robin yang merupakan penyidik KPK sejak 15 Agustus 2019, untuk menemuinya dan selanjutnya memperkenalkan Stepanus Robin kepada Syahrial.@mpa/mdk

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ridwan Kamil Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama

Sel Jul 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berbagai lintas agama di Universitas Muhammadiyah, Kota Bandung, Senin (26/7/2021). Target sasaran vaksinasi mencapai 3.000 orang dalam lima hari. Menurut Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, dukungan dari berbagai pihak amat penting untuk mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi […]