Search
Close this search box.

Bahtra Banong Apresiasi Keberhasilan Diplomasi Menlu Sugiono Pulangkan 9 WNI

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, mengapresiasi kepemimpinan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, yang dinilai berhasil menghadirkan diplomasi efektif di tengah dinamika geopolitik global yang penuh tekanan.

Apresiasi tersebut disampaikan Bahtra menyusul keberhasilan pemerintah Indonesia memulangkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Menurut Bahtra, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa diplomasi Indonesia saat ini berjalan efektif, tenang, namun tetap memiliki daya tekan yang kuat dalam melindungi kepentingan nasional dan keselamatan warga negara.

“Pak Sugiono memperlihatkan kualitas kepemimpinan yang hari ini mulai langka, yakni tidak banyak bicara dan tidak sibuk membangun sensasi, tetapi fokus bekerja dan menghadirkan hasil nyata. Beliau tenang, tetapi langkah-langkah diplomasi yang dilakukan terasa kuat dan efektif,” ujar Bahtra, Jumat (22/5/2026).

Bahtra menilai, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Menlu Sugiono mampu menerjemahkan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan nonblok melalui pendekatan yang elegan, humanis, serta berorientasi pada perlindungan rakyat.

Ia menyebut diplomasi Indonesia saat ini dijalankan secara terukur dan penuh perhitungan, tanpa menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

“Kadang yang paling kuat justru bukan yang paling ramai berbicara. Pak Sugiono menunjukkan bahwa ketenangan bisa menjadi kekuatan dalam diplomasi. Beliau bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi hasilnya dirasakan langsung oleh rakyat dan dihormati dunia internasional,” katanya.

Sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Bahtra juga menilai Sugiono berhasil menunjukkan loyalitas terhadap negara melalui kerja konkret, disiplin, dan tanggung jawab atas amanah yang diberikan Presiden.

Menurutnya, kepemimpinan tidak semata soal pencitraan, tetapi tentang kemampuan menghadirkan solusi nyata ketika masyarakat membutuhkan perlindungan negara.

Baca Juga :  Ronaldo Akhiri Penantian, Al Nassr Juara Liga Saudi Setelah Tujuh Tahun

“Pak Sugiono memberi pesan penting kepada publik bahwa kepemimpinan bukan soal pencitraan, melainkan soal keberanian mengambil tanggung jawab dan kemampuan menghadirkan solusi. Ketika rakyat membutuhkan perlindungan, negara hadir. Dan di balik kehadiran negara itu, ada kerja diplomasi yang serius, tenang, dan efektif,” tegasnya.

Bahtra menambahkan, keberhasilan diplomasi Indonesia tersebut semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo dan jajaran kabinetnya, khususnya dalam memastikan keselamatan WNI di tengah situasi global yang semakin kompleks.

“Publik bisa melihat bahwa pemerintah bekerja dengan kesungguhan. Tidak gaduh, tetapi nyata. Tidak banyak retorika, tetapi hasilnya jelas dirasakan rakyat,” tutup Bahtra. @givary

Baca Berita Menarik Lainnya :