Search
Close this search box.

Banjir Terjang Sejumlah Wilayah di Jawa Barat, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

ilustrasi./visi.news/tirto.id.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat dilanda banjir akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Beberapa daerah yang terpapar banjir antara lain Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, dan Kota Sukabumi. Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan sungai-sungai meluap dan merendam pemukiman warga serta mengganggu akses transportasi di wilayah tersebut. pada hari Selasa (5/11/2024).

Di Kabupaten Garut, banjir terjadi di Kecamatan Cisurupan, di mana luapan sungai menggenangi jalan raya utama. Banjir yang melanda menyebabkan kemacetan parah dan menghambat arus lalu lintas. Hadi Rahmat, Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat, mengungkapkan bahwa material lumpur yang terbawa air banjir memperburuk situasi, menyebabkan kesulitan bagi kendaraan roda dua dan roda empat untuk melintas.

Sementara itu, di Kabupaten Bandung, banjir juga melanda wilayah Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari. Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa dilaporkan terdampak. “Banjir ini dipicu oleh hujan deras yang mengakibatkan debit air sungai meningkat dan meluap ke pemukiman warga,” kata Hadi Rahmat, yang memastikan bahwa BPBD Jawa Barat terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan.

Di wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung, rumah warga terendam air akibat banjir. Petugas BPBD Jabar dilaporkan masih melakukan evakuasi warga dan memberikan bantuan darurat. “Banjir di beberapa wilayah masih bertahan, dan kami membutuhkan bantuan untuk evakuasi warga yang terjebak,” tambahnya. Proses evakuasi dan penanganan banjir masih terus berlangsung di sejumlah titik yang terisolasi.

Kota Sukabumi juga turut dilanda bencana serupa, dengan 53 titik dilaporkan terendam banjir. Selain itu, bencana longsor terjadi di beberapa wilayah, termasuk di Kelurahan Karangtengah dan Cisarua. Longsor dan tanggul jebol di beberapa titik menambah kesulitan bagi masyarakat setempat. BPBD Jabar mencatat bahwa hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut menjadi faktor utama terjadinya bencana alam ini, dan petugas masih bekerja keras untuk menangani keadaan darurat. @berlin

Baca Berita Menarik Lainnya :