Bawaslu, “Lebih Baik BKPSDM Benahi Jajarannya”

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia./visi.news/yusup supriatna.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung menyarankan BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Bandunglebih sibuk membenahi jajarannya agar tidak terus melakukan pelanggaran netralitas ASN ketimbang sibuk menyiapkan jurus tangkisan terkait pemeriksaan ASN yang diduga mengantarkan bakal calon saat pemeriksaan kesehatan di RSHS beberapa hari lalu. Pasalnya, sudah ada 14 ASN yang ditanganinya terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia menyatakan, sejak awal kasus ini mencuat pihaknya tidak menyebutkan nama person dan memilih diksi diduga karena menganggap belum jelas status hukumnya. 

“Tapi, tiba-tiba setelah muncul berita dugaan adanya ASN seperti kebakaran jenggot. Padahal, kan kami juga harus melakukan klarifikasi terhadap terduga,” tegas Hedi, dalam keterangan tertulis melalui WA yang diterima VISI.NEWS, Minggu (20/9) malam. 

Menurut Hedi, bahkan ironisnya juga terduga AYP berkoar di media yang merasa keberatan karena dirinya telah diklarifikasi dan menganggap dirinya telah dianggap bersalah. Padahal itu kan asumsi dirinya sendiri.

Sambung Hedi, pasalnya, proses klarifikasi saja masih berlangsung dan belum ada putusan pleno apa pun terkait kasus tersebut. Yang disampaikan oleh Bawaslu di media hanya menyangkut prosesnya meminta keterangan yang bersangkutan dan disebutkan juga bahwa yang bersangkutan membantah.

“Hak dia membantah. Tapi, saya sebagai orang yang melihat langsung di lapangan juga harus mengkonfrontir dengan keterangan saksi-saksi kenapa merasa jadi tersakiti,” jelasnya.

Hedi menambahkan, terkait Bawaslu salah sasaran karena pada saat kejadian dirinya sedang ada tugas dari camat mengikuti rapat di pemda pada kejadian tersebut. Kata ia, perlu publik ketahui bahwa kejadian tersebut berlangsung pada pukul 05.30-07.00 WIB. Logikanya pada jam tersebut yang bersangkutan otomatis tidak sedang dinas.

“Sekali lagi tidak ada gunanya beradu pantun seperti ini. Segala sesuatu ada mekanismenya. Kami punya cara tersendiri dalam bekerja dan maaf kalau tidak sesuai selera pihak lain. Sedangkan mengenai Bawaslu disebut tidak profesional? Memangnya dirinya profesional? Belajarlah dulu membuat alasan yang konsisten sehingga logis,” tuturnya

Lebih jauh Hedi mengatakan, pihaknya justru mengaku prihatin, dengan banyaknya kasus pelanggaran netralitas ASN ini. Secara manusiawi dirinya, sebetulnya tak berharap itu bertambah seandainya semua ASN itu profesional memahami tugas, pokok, dan fungsinya.

Sambung Hedi, apalagi pihaknya menemukan adanya saudara CH selaku pejabat fungsional yang kedudukannya di BKPSDM sebagai Widyaiswara terindikasi  melanggar ketentuan pasal 4 angka 15 huruf d dalam PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Ditegaskan Hedi, dalam pasal tersebut dengan jelas tertera bahwa setiap ASN dilarang memberikan dukungan kepada bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Apalagi dengan cara mengadakan kegiatan yang diduga mengarah kepada keberpihakan terhadap bakal calon/pasangan calon peserta pemilu.

Larangan tersebut Lanjut Hedi, berlaku sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye seperti pertemuan, ajakan, imbauan, seruan atau pemberian barang kepada ASN dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga dan masyarakat.

“Seorang widya iswara, memiliki peran yang sangat penting. Dialah yang memberikan materi pembinaan kepada para ASN. Tugas tersebut, seharusnya bisa membuat widya iswara menjadi teladan bagi para ASN,” jelasnya.

Menurutnya bagaimana fokus mengamankan agar ASN yang lain tidak keluar jalur itu menjadi pekerjaan rumah terbesar BKPSDM.

“Soal AYP, kami belum punya sikap apa pun karena masih berproses. Kalau merasa sudah divonis, itu kan persepsinya sendiri,” pungkasnya. @yus

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HIDAYAH: YouTuber Asal Inggris yang Mualaf Setelah Sering Tur ke Negara Muslim

Ming Sep 20 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – YouTuber asal Inggris, Jay Palfrey mengumumkan melalui sebuah video bahwa ia telah resmi menjadi seorang mualaf. Pada salah satu video yang diunggah oleh Jay Palfrey, Jumat (21/8/2020) lalu, ia pun turut menjelaskan mengenai alasannya mengapa memutuskan untuk memeluk agama Islam. Melansir Liputan6.com, sebelumnya, Jay Palfrey juga […]