Search
Close this search box.

Menteri LH Dorong Rehabilitasi Lahan dan Penanganan Sampah

Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat menghadiri kegiatan penghijauan di Kantor BP3KSDMT, Kampung Papakmangu, RW 13, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/5/2026)./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat rehabilitasi lahan kritis dan penanganan sampah nasional saat menghadiri kegiatan penghijauan di Kantor Balai Pendidikan dan Pelatihan Pembangunan Karakter Sumber Daya Manusia Transportasi (BP3KSDMT), Kampung Papakmangu, RW 13, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/5/2026).

Dalam sambutannya, Jumhur menyampaikan bahwa masih terdapat sekitar 12,4 juta hektare lahan yang harus direstorasi dan dihijaukan kembali. Menurutnya, kegiatan penanaman pohon yang digagas masyarakat bersama pemerintah daerah menjadi langkah awal penting menuju pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Sebanyak 12,4 juta hektare lahan yang seharusnya dikonservasi, dan ini adalah salah satu kerja ke arah sana. Secara nasional kita masih akan terus bekerja,” ujar Jumhur.

Ia juga mengapresiasi inisiatif para buruh dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang dinilai telah memulai gerakan nyata dalam upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, penghijauan tidak boleh hanya bergantung pada anggaran negara, melainkan harus menjadi gerakan bersama lintas sektor dan lintas generasi.

“Terima kasih atas inisiatif teman-teman buruh dan Pak Bupati untuk bisa memulai kembali menanam tumbuhan kita. Saya rasa kalau ini menjadi sebuah gerakan, bukan pekerjaan yang didasarkan pada budget atau anggaran negara semata, tetapi menjadi usaha bersama, usaha rakyat lintas generasi, lintas sektor, lintas agama, dan lintas etnis,” katanya.

Jumhur menegaskan, apabila seluruh elemen masyarakat memiliki tekad yang sama untuk menjaga dan memuliakan bumi, maka berbagai persoalan lingkungan dapat diatasi bersama. Bahkan, pemerintah pusat berencana menjadikan gerakan serupa sebagai kampanye nasional yang terinspirasi dari inisiatif daerah.

“Nanti pemerintah pusat akan melakukan kampanye yang terinspirasi dari teman-teman di daerah dan Pak Bupati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita akan menjadikan ini sebuah gerakan nasional,” katanya.

Baca Juga :  Gol Sanchez Bawa Sevilla Menjauh dari Zona Merah

Selain menyoroti persoalan kerusakan lahan di wilayah hulu, Menteri Lingkungan Hidup juga menyinggung persoalan sampah yang menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia. Ia menyebut Presiden telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk menyelesaikan persoalan sampah dalam waktu dua tahun.

“Presiden sangat concern terhadap masalah sampah ini dan memerintahkan kepada semua aparatnya, termasuk saya, bahwa dalam dua tahun sampah di republik ini harus selesai,

Khusus di wilayah Bandung Raya yang meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Cimahi, ia optimistis persoalan sampah dapat diselesaikan dalam waktu lebih cepat.

“Di Bandung Raya, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Cimahi, dan sebagainya itu harus selesai dalam waktu yang sangat singkat. Mudah-mudahan tidak sampai satu tahun masalah sampah ini selesai,” ucapnya.

Ia berharap, ke depan sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan, melainkan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti energi listrik, pelet bahan bakar, hingga pengganti batu bara. @abiel

Baca Berita Menarik Lainnya :