VISI.NEWS | BANDUNG – Jose Mourinho menghadapi akhir musim yang kian berat bersama Benfica setelah timnya hanya bermain imbang 2-2 melawan SC Braga dalam laga penting Liga Portugal di Stadion Da Luz, Selasa (12/5/2026) dini hari.
Hasil ini terasa mahal bagi Benfica. Mereka memang belum terkalahkan sejak awal musim, tetapi sejumlah hasil imbang membuat posisi mereka di jalur kualifikasi Liga Champions menjadi terancam. Tambahan satu poin melawan Braga membuat Benfica tertahan di peringkat ketiga, dua poin di belakang Sporting Lisbon dengan satu pertandingan tersisa.
Situasi tersebut membuat peluang Benfica untuk lolos ke Liga Champions musim depan semakin tipis. Sporting Lisbon hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Gil Vincente untuk mengamankan tempat di kualifikasi kompetisi elite Eropa itu.
Benfica sebenarnya tampil dominan pada sebagian besar babak pertama. Namun, persoalan lama kembali terlihat, yakni kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Andreas Schjelderup membuang peluang emas, sementara kiper Braga, Lukas Hornicek, beberapa kali menggagalkan peluang tuan rumah.
Laga baru benar benar terbuka pada awal babak kedua. Rafa Silva membawa Benfica unggul hanya 30 detik setelah jeda lewat umpan Gianluca Prestianni. Namun keunggulan itu cepat sirna setelah Pau Victor mencetak gol balasan melalui sundulan akurat tidak lama setelah sepak mula berikutnya.
Tekanan makin terasa ketika Benfica berkali kali memprotes keputusan wasit. Gol Vangelis Pavlidis sempat dibatalkan VAR karena bola dinilai sudah keluar lapangan sebelum umpan diberikan. Keputusan itu menambah ketegangan di lapangan dan membuat Benfica semakin agresif menyerang.
Namun, dorongan besar untuk mencari kemenangan justru membuka celah di lini belakang. Braga memanfaatkannya melalui tendangan jarak jauh Jean Baptiste Gorby yang membuat Benfica tertinggal. Pavlidis kemudian menyelamatkan Benfica dari kekalahan lewat penalti pada masa tambahan waktu setelah intervensi VAR.
Meski terhindar dari kekalahan, hasil imbang ini tetap menjadi pukulan bagi Mourinho. Di tengah kabar yang terus mengaitkannya dengan posisi manajer Real Madrid, kegagalan Benfica menjaga peluang besar ke Liga Champions membuat sorotan terhadap masa depannya di Eropa semakin kuat.
Musim yang semula penuh harapan di Da Luz kini terancam berakhir dengan rasa kecewa. @desi