Search
Close this search box.

Biduan Musik Keroncong Endah Laras Terima Penghargaan dari Hipmi Solo 

Biduanita seni musik keroncong, Endah Laras, menerima penghargaan dari BPC Hipmi Solo./visinews/istimewa 

Bagikan :

VISINEWS | SOLO – Biduan seni musik keroncong asal Kota Solo, Endah Laras, mendapat penghargaan dari organisasi pengusaha muda BPC Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Solo.

Pelantun lagu-lagu bergenre langgam Jawa dan bertubuh subur itu, dinilai sebagai tokoh inspiratif di bidang seni yang membawa musik tradisional keroncong mendunia.

Ketua Umum Hipmi Solo, Guruh Adi Novianto, yang menyerahkan penghargaan kepada Endah Laras di kediamannya, Gatak, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa, (31/1/ 2023), menyatakan, Endah Laras merupakan sosok multitalenta kebanggaan Indonesia terutama warga Solo yang pantas mendapatkan penghargaan.

“Konsistensi Bu Endah Laras sebagai seniman tradisi di tengah arus zaman sangat layak diapresiasi. Hipmi Solo memberikan award kepada Bu Endah Laras sebagai apresiasi karena memang menginspirasi kita sebagai anak-anak muda,” kata Guruh kepada wartawan, Rabu (1/2/2023).

BPC Hipmi Solo yang akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX, Sabtu (4/2/2023) mendatang, menurut Guruh, mempertimbangkan penyanyi keroncong dengan warna suara nyaring yang khas dan penampilan jenaka, merupakan seorang artis, seniman dan penyanyi yang khusus menekuni musik tradisional keroncong.

“Bu Endah Laras mempopulerkan musik keroncong tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga nasional dan bahkan internasional,” ungkapnya.

Menanggapi pemberian penghargaan tersebut, Endah Laras, menyatakan sangat bahagia. Dia akan menjadikan penghargaan Hipmi Solo sebagai penyemangat untuk tetap berkarya di jalur kesenian.

“Saya merasa senang, terharu, sekaligus bangga mendapatkan apresiasi ini. Penghargaan ini akan menjadi penyemangat, cambuk bagi saya untuk terus berkarya,” ujarnya.

Endah Laras yang sering tampil di panggung sambil menyandang okulele saat bernyanyi, berharap bisa mengemban amanah dalam melestarikan budaya, serta terus menebar energi positif ke publik seni.

“Generasi muda supaya mau belajar seni musik tradisional keroncong, mau mengapresiasi dan mau nguri-uri budaya,” sambungnya.

Baca Juga :  Kecelakaan di Jalan, Driver Maxim Dapat Santunan Rp6 Juta

Selama berkarier di belantika seni musik keroncong, Endah Laras tercatat telah merilis 12 album, di antaranya Langgam Jawa “Gemes” (1996), “Jangkrik Genggong” (1997), “Lela Ledhung’ (1997), “Kembang Kecubung” (1998), “Lega” (1998), “Jenang Gula” dan “Kendhang Kempul” (1998), “Jakarta-Surabaya” (1998), “Andhe-Andhe Lumut” (2000), “Mung Sliramu” (2000), “Aja Kandha Sapa-sapa” (2003-2007), “Gajah Lampung” (2008) dan ‘Keroncong Koe” (2010).

Selain manggung di berbagai kota di Tanah Air, Endah Laras juga meramaikan panggung musik internasional di sejumlah negara Asia, Amerika dan Eropa, dan tampil di World Economic Forum 2016 di Davos, Swiss.

Rencananya, Endah Laras akan diundang dalam Muscab IX Hipmi Solo yang akan digelar di Hotel Sunan. Penghargaan Hipmi Solo untuk penyanyi Endah Laras, merupakan yang kedua, setelah sebelumnya Hipmi Solo memberikan penghargaan kepada Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunejoro X, dari Pura Mangkunegaran yang akrab disapa Gusti Bhre sebagai tokoh inspiratif. @tok

Baca Berita Menarik Lainnya :