VISI.NEWS | TASIKMALAYA – Komitmen perlindungan terhadap mitra pengemudi kembali ditunjukkan oleh Maxim di Tasikmalaya. Seorang pengemudi berinisial YS yang mengalami kecelakaan saat bekerja menerima santunan lebih dari Rp6 juta sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan mitranya.
Santunan tersebut diberikan melalui kerja sama Maxim dengan Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia, yang selama ini berperan dalam memberikan perlindungan sosial bagi pengemudi transportasi daring.
Insiden bermula ketika YS tengah dalam perjalanan untuk menjemput pelanggan. Saat hendak berbelok ke kanan, kendaraan yang dikendarainya tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh kendaraan lain. Benturan tersebut menyebabkan YS mengalami cedera ringan di bagian kepala dan harus menjalani perawatan medis.
Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian pengemudi. Hal ini menjadi dasar bagi pemberian santunan sebagai bagian dari program perlindungan yang diterapkan Maxim bagi mitra pengemudinya.
Melalui YPSSI, Maxim menyalurkan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp6.434.544 kepada YS. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya medis sekaligus mendukung proses pemulihan korban.
Head of Subdivision Maxim Tasikmalaya, Aty Nurhayaty, menegaskan bahwa risiko di jalan merupakan hal yang tidak dapat dihindari, terutama bagi pengemudi yang setiap hari beraktivitas di lalu lintas padat. Oleh karena itu, perusahaan berupaya memastikan bahwa mitra tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.
“Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan bahwa mitra pengemudi tetap mendapatkan dukungan, terutama saat menghadapi kondisi sulit seperti kecelakaan,” ujarnya, kepada VISI.NEWS, Rabu (15/4/2026)..
Ia juga menambahkan bahwa pemberian santunan memiliki ketentuan khusus, yakni hanya diberikan apabila kecelakaan tidak disebabkan oleh kesalahan pengemudi Maxim. Hal ini menjadi bagian dari mekanisme perlindungan yang berbasis tanggung jawab dan verifikasi kejadian.
Ke depan, Maxim berharap seluruh mitra pengemudi dapat terus meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi meminimalkan risiko kecelakaan di jalan. Keselamatan, menurut perusahaan, tetap menjadi prioritas utama dalam operasional layanan transportasi daring.
Langkah ini sekaligus menegaskan upaya Maxim dalam memperkuat sistem perlindungan bagi mitra pengemudi, di tengah tingginya risiko pekerjaan di sektor transportasi berbasis aplikasi.
@uli