Bizzi, Usaha Rintisan Omatisasi Faktur asal Vietnam Juara di Ajang Bergengsi “ASEAN Digital Transformation Award – Financial Services 2021”

Editor Bizzi menjadi satu-satunya usaha rintisan teknologi asal Vietnam. /visi.news/prnewswire
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | HO CHI MINH CITY – Bizzi, SaaS yang mengotomatisasi pemrosesan piutang usaha di Vietnam, tampil sebagai pemenang ajang “Digital Transformation (DX) Award 2021” yang digelar Swiss Chamber of Commerce and Industry (SwissCham) di Singapura dan Deloitte.

DX Award 2021, memasuki tahun keduanya, mengapresiasi inovasi dan digitalisasi di Singapura dan Asia Tenggara melalui delapan subkategori pada tahun ini: Keamanan Siber; Jasa Keuangan; Manufaktur Canggih; Layanan Kesehatan; Asuransi; Logistik; B2C; dan Keunggulan Bisnis.

“Mengingat pesatnya kebutuhan untuk mempercepat digitalisasi di Asia Tenggara, kami menggelar DX Award sebagai wadah berbagi praktik terbaik, memperluas jejaring, dan membina usaha rintisan di era normal digital yang baru,” ujar Andreas Enderlin, Chairman, Digital Transformation Award, dan Managing Partner, Hugo Capital Partners dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Senin (13/12/2021).

Ajang ini diikuti 45 peserta, dan hanya 22 usaha rintisan yang lolos ke sesi presentasi bisnis dalam format virtual. Bizzi menjadi satu-satunya usaha rintisan teknologi asal Vietnam.

Terbentuk di era pandemi Covid-19, Bizzi menjadi pihak pertama yang menawarkan solusi otomatisasi pemrosesan faktur (invoice processing) di pasar Vietnam. Platform terpadu Bizzi dapat terintegrasi dengan solusi ERP/akuntansi yang lama, menghubungkan vendor dan klien guna mengotomatisasi proses keuangan, termasuk pembayaran tagihan, pemindaian tanda terima barang, kepatuhan terhadap regulasi, dan pembukuan.

Usaha rintisan yang masih berada dalam tahap awal ini telah memiliki lebih dari 100 pelanggan perusahaan, termasuk gerai swalayan asal Korea Selatan GS25, Circle K, Guardian, Family Mart, Medicare, Tiki.vn, Deloitte, DKSH, serta lebih dari 1.000 UKM yang memakai platform Bizzi setiap hari. Nilai faktur yang diproses setiap bulan bahkan mencapai US$300 juta.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Presentasikan Tujuh Inovasi di Depan Tim Penguji

“Kami mendapat kehormatan atas pengakuan regional yang diterima Bizzi, usaha rintisan yang baru terbentuk di Vietnam. Bizzi didirikan demi mengatasi kendala besar di industri—pekerjaan akuntansi manual yang tak hanya menguras waktu namun rentan terhadap kekeliruan. Teknologi otomatisasi proses kami yang memanfaatkan robot dan machine learning mempersingkat waktu pemrosesan faktur sebesar 80% dan menghemat biaya pemrosesan sebesar 50%. Di saat bersamaan, teknologi kami meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap perpajakan. Bizzi ingin mempercepat penggunaan teknologi digital dan transformasi digital di kalangan tim keuangan agar menghasilkan kinerja bisnis yang nyata dan dapat diukur,” kata Salah Satu Pendiri Bizzi Vu Trong Nghia.

DX Awards 2021 disponsori para pemimpin industri termasuk Acronis, DSV, Entsia, SIX group, Zuhlke, dan didukung Enterprise Singapore, The American Chamber of Commerce di Singapore, serta The European Chamber of Commerce di Singapura.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Catat, Ini Tarif Layanan Permohonan Sertifikasi Halal

Sen Des 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Kementerian Agama terhitung 1 Desember 2021 mulai memberlakukan tarif layanan Badan Layanan Umum (BLU) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Aturan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 141 Tahun 2021 tentang Penetapan Tarif Layanan BLU BPJPH dan Peraturan BPJPH Nomor 1 Tahun 2021 tentang […]