VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, lepas 445 orang calon jemaah haji Kabupaten Bandung tahun 1447 H/2026 M Kloter 24 dan 38 KJT di Gedung Cendrawasih Komplek Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Sabtu (9/5/2026).
Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung ini dilepas menuju Asrama Haji Indramayu dan diberangkat melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, Minggu (10/5/2026).
Di BIJB Kertajati, para calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung ini bakal dilepas oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna. Keberangkatan para calon jemaah haji tahun ini dengan tagline ‘Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan’.
“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Bandung sudah memberangkatkan Kloter 24 dan 38 KJT asal Kabupaten Bandung sebanyak 445 orang jemaah haji. Alhamdulillah, hari ini sudah dilepas. Saya mendoakan semoga semua calon jemaah haji diberikan kesehatan fisik dan mental oleh Allah SWT dan lancar menjalankan ibadah hajinya dan bisa kembali lagi ke Kabupaten Bandung dengan menyandang haji mabrur dan mabruroh. Aamiin yra,” kata Bupati Bandung di sela-sela melepas jemaah haji.
Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, dan Forum Komunikasi KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh) yang sudah mengawal para calon jemaah haji dari awal hingga keberangkatan dan kepulangannya.
“Namun jika dilihat dari kuota haji tahun ini mengalami pengurangan. Sebelumnya mencapai 2.500 orang, tahun ini hanya 547 orang,” kata KDS.
Ia berharap dengan adanya Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, tahun depan kuota calon jemaah haji bisa meningkat, bukan menurun.

“Itu harapannya untuk mempercepat keberangkatan calon jemaah haji yang saat ini masih waiting list atau daftar tunggu di Kabupaten Bandung,” tuturnya.
Setelah melakukan komunikasi dengan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, KDS berharap kedepan apabila ada lahan ada pembangunan asrama haji di Kabupaten Bandung.
“Supaya pelepasan calon jemaah haji bisa dilakukan di asrama haji dan langsung ke bandara,” harapnya.
Bupati KDS juga berharap dari petugas haji ada pengawalan terus para calon jemaah haji dari mulai keberangkatan hingga sampai di Tanah Suci Makkah dan Madinah Arab Saudi, sampai pulang lagi ke Kabupaten Bandung dengan kondisi sehat dan selamat.
“Apabila ada calon jemaah haji yang sakit, petugas sudah menyiapkan dokternya. Tentunya saat ini awal keberangkatan haji dikelola oleh Kantor Kementrian Haji dan Umrah, tentunya ada penyesuaian dalam pelaksananya. Sebelumnya, dikelola oleh Kantor Kementrian Agama. Tentunya para petugas sudah dibekali bagaimana melakukan edukasi dan pemahaman kepada para calon jemaah haji tersebut. Dengan harapan, para calon jemaah haji bisa sempurna dalam melaksanakan ibadah hajinya. Insya Allah selesai,” tuturnya.
KDS setiap saat akan terus menjalin komunikasi dengan sejumlah petugas maupun sejumlah pihak, terutama dalam pelaksanaan rangkaian ibadah haji di Arafah.
“Walaupun para jemaah haji sudah berangkat, kami akan terus memantau setiap saat bagimana kondisi di Makkah, termasuk komunikasi dengan petugas saat kepulangannya,” tuturnya.
KDS menjelaskan ratusan calon jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci Makkah dan Madinah Arab Saudi tahun ini, usia termuda 14 tahun dan usia tertua 92 tahun. Bahkan lansia dengan usia di atas 60 tahun mencapai 80 orang.
“Calon jemaah haji lansia, disabilitas, dan ternyata calon jemaah haji perempuan lebih banyak dari laki-laki,” ujarnya.
KDS atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung berharap ke Kantor Kementrian Haji dan Umrah, untuk tahun depan ada penambahan kuota calon jemaah haji. @kos