Bonus Bebas UKT bagi Mahasiswa UNS Peraih Medali di PON XX Papua

Editor Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho ketika menyerahkan bonus kepada para atlet mahasiswa UNS peraih medali di ajang PON XX Papua. /visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memberikan bonus kepada atlet mahasiswa berprestasi, yang memperkuat kontingen Provinsi Jawa Tengah dan memperoleh medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Sebanyak 8 orang atlet mahasiswa UNS, yang menyumbangkan 3 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu untuk kontingen PON Jateng, mendapatkan bonus di antaranya berupa uang pembinaan dan pembebasan uang kuliah tunggal (UKT). Selain itu, khusus mahasiswa peraih medali emas juga mendapatkan bonus melanjutkan kuliah gratis sampai jenjang S-3 dan peraih medali perak kuliah gratis sampai jenjang S-2.

Foto bersama setelah Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho menyerahkan bonus kepada para atlet mahasiswa UNS peraih medali di ajang PON XX Papua. /visi.news/tok suwarto

Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, ketika menyambut para mahasiswa berprestasi olahraga tersebut, di ruang sidang IV Gedung Rektorat dr. Prakosa, Jumat (22/10/2021), menyatakan bangga dan terima kasih atas prestasi dan kontribusi mahasiswa UNS di arena PON XX Papua 2021 dengan meraih medali.
Prestasi para atlet mahasiswa tersebut, kata Prof. Jamal, bukan hanya mengharumkan nama almamater tapi juga merupakan kebanggaan di kancah nasional.
“Suatu prestasi yang membanggakan bagi UNS. Kita doakan di even-even lain yang akan datang, baik nasional maupun internasional para atlet mahasiswa UNS bisa memberikan warna,” ujar Prof. Jamal.

Rektor UNS yang didampingi Dekan Fakultas Keolahragaan (FKOR), Dr. Sapta Kunta dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Prof. Ismi Dwi Astuti, menyatakan, prestasi para mahasiswa UNS yang gemilang, layak mendapat ganjaran bonus. UNS memberikan bonus pembebasan UKT, memberikan kesempatan studi lanjut sampai jenjang S-3 gratis dan uang pembinaan Rp. 4,5 juta kepada mahasiswa peraih medali emas. Mahasiswa yang meraih medali perak, mendapat bonus pembebasan UKT, kesempatan kuliah gratis sampai jenjang S-2 dan uang pembinaan sebesar Rp. 3,5 juta. Sedangkan mahasiswa peraih medali perunggu, mendapatkan bonus pembebasan UKT dan uang pembinaan senilai Rp. 2,5 juta.

Baca Juga :  Ikrar Pendekar Wani Jogo Suroboyo Wujudkan Kondusifitas Kota Surabaya

Nama-nama atlet mahasiswa UNS yang berprestasi di arena PON XX Papua, yaitu Janan Salma dari cabor basket, Lukman L. Hakim dari cabor baseball, dan Khoirudin Mustakim dari cabor pencak silat kelas B, masing-masing meraih medali emas.
Mahasiswa peraih medali perak, yaitu Fauziyyah Rahma dari cabor renang 4×200 meter freestyle relay women dan Agung Wahyudi dari cabor atletik lompat jangkit.
Sedangkan peraih medali perunggu, adalah Ashifa’ Helsa dari cabor selam kolam 200 meter, Nadia Haq UNC dari cabor pencak silat kelas B, dan Adira Kurniawati dari cabor anggar sabel beregu.

Di antara para atlet mahasiswa UNS itu, Nadia Haq UNC dari cabor pencak silat tanding kelas B, berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Jawa Tengah dalam keadaan hamil.
Selain itu, Khoirudin Mustakim yang menyumbang medali emas dari cabor pencak silat tanding kelas B, sepulang dari Papua memenuhi nazar berlari sejauh 58 KM dari Salatiga ke Klaten.@tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sinergitas Pentahelix, Genjot Percepatan Vaksinasi di Kabupaten Bandung

Sab Okt 23 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus berkomitmen meningkatkan percepatan vaksinasi Covid-19. Kali ini bersinergi dengan Polresta Bandung dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bandung, digelar vaksinasi massal yang menyasar 1.000 orang warga Kecamatan Kutawaringin. “Konsep pentahelix ini berjalan baik, dan seluruh elemen masyarakat antusias dengan kegiatan […]