VISI.NEWS | BANDUNG – El Clasico kembali hadir dalam situasi yang sarat tekanan bagi Real Madrid dan Barcelona. Pertemuan di Camp Nou pada Senin (11/5/2026) dini hari WIB bukan sekadar duel gengsi, tetapi juga laga yang dapat menentukan gelar juara LaLiga musim ini.
Barcelona berada dalam posisi jauh lebih nyaman. Blaugrana unggul 11 poin atas Real Madrid dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara Liga Spanyol secara beruntun. Situasi itu membuat kubu Barcelona tampil lebih percaya diri menjelang pertandingan.
Penasihat Barcelona, Enric Masip, bahkan optimistis timnya mampu menang dengan skor meyakinkan.
“Saya sih ingin hasilnya 4-1,” ucap Masip kepada Radio Catalunya dalam keterangannya dikutip, Jumat (8/5/2025).
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Barcelona sedang berada dalam performa stabil setelah memenangi sembilan dari 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sebaliknya, Real Madrid justru datang dalam kondisi kurang ideal dengan hanya meraih dua kemenangan dari tujuh laga terakhir.
Situasi internal Madrid juga menjadi sorotan setelah muncul kabar ketegangan di ruang ganti tim. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi mental bertanding Los Blancos dalam laga sebesar El Clasico.
Meski demikian, Barcelona menegaskan tidak ingin terlena dengan keunggulan situasi saat ini. Masip menilai fokus utama tim adalah memastikan gelar juara, bukan sekadar merayakan peluang.
“Kami tidak akan bertanding untuk merayakan juara liga, melainkan memainkan sebuah pertandingan yang bisa menjamin titel juara liga,” lugasnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan Barcelona tetap berhati hati menghadapi rival abadinya. Sebab dalam sejarah El Clasico, perbedaan performa dan posisi klasemen kerap tidak menjadi jaminan hasil akhir pertandingan. @desi