VISI.NEWS | SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan hingga Senin (18/5/2026) pagi tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun dampak lain akibat gempa bermagnitudo 4,5 yang mengguncang wilayah Sukabumi pada Minggu (17/5/2026) malam.
Pemantauan dilakukan oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) sesaat setelah gempa terjadi. Berdasarkan hasil monitoring sementara hingga pukul 07.00 WIB, belum ditemukan adanya warga terdampak.
“Sampai dengan pukul 07.00 WIB dari hasil pantauan P2BK tidak ada laporan terdampak gempa tersebut. Apabila ada laporan akan disampaikan berkala,” kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Daeng Sutisna.
Gempa bumi mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (17/5/2026) malam pukul 22.15 WIB. BMKG, menyatakan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,5.
Pusat gempa berada di laut, tepatnya 63 kilometer selatan Kabupaten Sukabumi pada koordinat 7,53 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur dengan kedalaman 25 kilometer.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Sukabumi dan sekitarnya. BMKG mencatat intensitas gempa mencapai skala II hingga III MMI.
Wilayah yang merasakan gempa skala II MMI di antaranya Palabuhanratu, Cisolok, Cibadak, Cisaat, Cidahu, Cicantayan, Nagrak, Nyalindung, Lengkong, Parungkuda, Caringin, Kota Sukabumi, dan Cianjur. Sementara intensitas III MMI dirasakan di wilayah Cidolog, Cidadap, Pabuaran, Surade, Ciracap, Ciemas, dan Jampangkulon.
BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan pemantauan masih terus dilakukan dan apabila terdapat laporan dampak lanjutan akan disampaikan secara berkala. @andri