VISI.NEWS – Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna telah diamankan KPK baru-baru ini. Kabar tersebut semakin kuat dikalangan Aparat Sipil Negara (ASN) pemerintahan kabuoaten Bandung Barat. Info dinlapangan menyebutkan bahwa bupati dari pasrtai Nasdem itu mendadak “raib” atau tidak muncul di kantornya, dalam sepekan ini.
Hal itu dikuatka oleh konfirmasi yang dilakukan wartawan kepada Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahkan tak membantahnya ditanya seputar penahanan AA Umbara Sutisna.
Plt Juru Bicara KPK Fikri Ali mengindikasikan, KPK telah menangkap Bupati KBB juga putranya Andri Wibawa dan ke empat orang lainnya. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial (Dinsos) KBB Tahun 2020.
Mereka diamankan seiring dengan penggeledahan di beberapa tempat oleh Tim Penyidik KPK. Selain di rumah dinas dan rumah pribadi bupati, juga di beberapa kantor dinas KBB ikut digeledah hampir sepakan. Dan penggeledahan rupanya sudah dianggap tuntas, karena Senin (22/3/2021) sudah tak ada lagi Tim Penyidik KPK dan pengawalnya berada di kantor Pemkab.KBB.
Dalam kesempatan itu, Ali Fikri mengatakan, dalam kasus tersebut patut diduga Bupati KBB, Aa Umbara ikut terlibat, setelah selesai penyelidikan telah ditemukan alat bukti yang menguatkan, sehingga KPK meningkatkan ke tahap penyidikan, dalam kasus korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19.
“Bupati KBB, Aa Umbara dan anaknya, Andri Wibawa ditangkap di rumah pribadinya di Jalan Murhadi RT.03. RW.02, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, KBB, dan turut juga ditangkap empat orang lainnya,” ujar Ali Fikri.
Berdasarkan kabar KejakimpolNews.com, kronologis penangkapan Bupati KBB, Aa Umbara berlangsung Sabtu (13/3/2021) sekitar Pukul. 06.00 WIB, saat itu Aa Umbara beserta empat orang lainnya yang belum diketahui namanya keluar dari rumah dinasnya di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, KBB, kemudian sekitar Pukul. 21.00 WIB, kembali lagi ke rumahnya di Lembang.
Berselang dua jam, tepatnya pukul 23.00 WIB, kemudian Aa Umbara bersama empat orang lainnya itu, keluar lagi dan selanjutnya dibawa oleh KPK ke rumah dinas di Kota Baru Parahyangan, Padalarang.
Penyidik KPK pada Minggu (14/3/2021) melakukan penyidikan terkait kasus – kasus masalah proyek dan pengadaan barang pengadaan tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinsos KBB, mereka semua dibawa oleh KPK. Selain menangkap Aa Umbara, KPK juga menangkap beberapa orang pengusaha yang terkait dalam kasus tersebut, mereka oleh penyidik KPK telah dikumpulkan di SPN Cisarua. @pih