Search
Close this search box.

Calon Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Terjunkan Backhoe Keruk Sungai Cikeruh

Cabup Bandung Dadang Supriatna (pakai peci hitam) disambut antusias warga masyarakat saat meninjau pengerukan Sungai Cikeruh, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (21/10/2020)./visi.news/istimewa.

Bagikan :

VISI.NEWS – Calon Bupati Bandung nomor urut 3 H.M. Dadang Supriatna (Bedas) langsung menerjunkan satu unit backhoe untuk normalisasi Sungai Cikeruh yang melintas di Kampung Bojongjati, Bojongpulus, Desa Bojongloa, Rancaekekwetan, dan Rancaekekkulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Hal itu dilakukan Dadang atas aspirasi warga Rancaekek, khususnya Bojongjati, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, yang menginginkan sungai dikeruk. Sebab, warga setiap tahun selalu menjadi langganan banjir akibat luapan Sungai Cikeruh, apalagi di musim hujan. Pengerukan pun sudah berjalan beberapa hari ini.

Warga banyak menilai Cabup Dadang Supriatna sudah melakukan kerja nyata untuk Kabupaten Bandung dan banyak memberikan kontribusinya kepada masyarakat. Apalagi bila ia terpilih nanti sebagai Bupati Bandung 2020-2025.

Saat Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, meninjau lokasi pengerukan sungai, warga pun antusias menyambutnya dengan terus meneriakkan yel-yel “Bedas Menang!” (Bersama Dadang-Sahrul).

Menurut warga, selama ini belum ada yang peduli atas keinginan warga agar Sungai Cikeruh dikeruk, termasuk dari pihak yang berwenang menangani sungai tersebut.

“Baru kali ini ada yang peduli atas nasib kami yang selalu jadi langganan banjir akibat luapan Sungai Cikeruh. Padahal kami mengajukan pengerukan kepada pihak berwenang itu sejak tahun 1984. Baru kali ini yang berani Calon Bupati Bandung Pak Dadang Supriatna yang langsung menanggapi aspirasi warga dengan langsung menerjunkan alat berat backhoe. Calon bupati lainnya tidak ada yang peduli, termasuk dari pihak yang berwenang” kata Badai Sugita, tokoh pemuda di Desa Bojongloa dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan VISI.NEWS, Rabu (21/10/2020)

Kalau Sungai Cikeruh ini sudah meluap, kata Badai, ketinggian banjirnya bisa mencapai dua meter di permukiman warga. Karena itu pengerukan pun dilakukan sepanjang dua kilometer yang melintasi 17 RW di Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek.

Baca Juga :  “Penjara di Balik Menu”, Aktivis Desak McDonald's Beralih ke Telur Cage-Free

“Tapi setelah dikeruk, alhamdulillah terbukti air sungai tidak naik ke permukiman warga, tidak banjir lagi. Padahal semalam hujan cukup deras. Biasanya hujan sedikit saja sudah banjir,” ujarnya.

Warga Bojongpulus merasa sangat berterima kasih atas kebaikan dari Cabup Bandung yang berpasangan dengan Sahrul Gunawan di Pilbup Bandung yang sudah menurunkan alat berat untuk mengeruk Sungai Cikeruh.

“Insyaallah, kami siap mem-Bedas-kan Desa Bojongloa, karena hanya Pak Dadang Supriatna yang peduli terhadap nasib kami sebagai langganan korban banjir,” tandas Badai.

Cabup Bandung Dadang Supriatna menyatakan respons cepat yang dilakukannya atas aspirasi warga karena dirinya sangat berempati kepada warga yang menjadi langganan banjir.

“Saya sendiri kan korban banjir di lingkungan saya di Bojongsoang. Rumah saya selalu kebanjiran kalau Sungai Citarum meluap di musim hujan. Jadi, saya sendiri sangat berempati. Warga di Desa Bojongloa Rancaekek ini pun sudah bertahun-tahun menjadi langganan banjir. Karena itu begitu warga meminta dilakukan pengerukan Sungai Cikeruh, saya terjunkan langsung backhoe untuk pengerukan sungai,” ujar Kang DS.

Dadang mengakui pada saat pertama kali meninjau kondisi sungai dan rumah warga Kampung Bojongpulus, kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak rumah warga yang rusak akibat tergerus air Sungai Cikeruh yang meluap ke permukiman warga.

“Jadi, spontanitas saja saat warga meinginkan sungainya dikeruk, saya kerahkan alat berat untuk mengeruk sungainya. Mudah-mudahan pengerukan ini bisa mengurangi dampak bajir yang ditimbulkan akibat luapan Sungai Ciekeruh,” ucap Kang DS.

Ke depan ia pun mengusulkan kepada pihak yang berwenang menangai sungai yakni Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS) atau langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk secepatnya menindaklanjuti dengan segera melakukan normalisasi Sungai Cikeruh dan anak-anak Sungai Citarum lainnya. @bud

Baca Berita Menarik Lainnya :