VISI.NEWS | BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan Reses ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan pada Jumat (1/5.2026).
Kedatangan legislator senior ini disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), serta Asisten Pidana Khusus (Aspidsus).
Pertemuan tersebut fokus membahas dinamika penegakan hukum terkini, khususnya mengenai masa transisi dan implementasi KUHP Nasional (UU 1/2023) serta penguatan fungsi Jaksa Pengacara Negara.
Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa Kejati Kalsel menunjukkan progresivitas dalam menjalankan mekanisme hukum baru. Kalsel tercatat sebagai Kejaksaan Tinggi keempat di Indonesia yang mengajukan permohonan pengakuan bersalah (plea bargaining) ke Kejaksaan Agung.
Habib Aboe Bakar Alhabsyi memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Kejati Kalsel dalam beradaptasi dengan semangat kodifikasi hukum pidana yang baru.
“Saya sangat mengapresiasi langkah progresif Kejati Kalsel. Menjadi Kejati keempat yang mengajukan mekanisme pengakuan bersalah ke Kejagung membuktikan bahwa semangat pembaruan hukum kita sudah berjalan di daerah. Ini adalah bentuk nyata dari efisiensi peradilan yang kita cita-citakan dalam KUHP baru,” ujar Habib Aboe Bakar Alhabsyi.
Selain membahas pidana umum dan khusus, pertemuan ini juga menyoroti peran Kejati Kalsel dalam mendukung roda ekonomi melalui pendampingan hukum bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Saat ini, Kejati Kalsel tengah aktif membantu PT Hutama Karya (Persero) dalam penyelesaian berbagai kendala hukum terkait proyek-proyek strategis di wilayah Kalimantan Selatan.
Habib Aboe Bakar menekankan pentingnya peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk memastikan proyek pembangunan berjalan tanpa hambatan hukum yang berarti.
“Peran Kejaksaan tidak hanya memenjarakan orang, tapi juga menjaga agar pembangunan tetap on track. Keaktifan Kejati Kalsel mendampingi BUMN seperti Hutama Karya menunjukkan bahwa Jaksa hadir sebagai mitra strategis negara untuk mengamankan aset dan memastikan pembangunan di Kalsel berjalan lancar sesuai aturan,” tambah pria yang akrab disapa Habib tersebut. @givary