Search
Close this search box.

Dani Ramdan Rencanakan Pesta Rakyat Kramat Batok Jadi Agenda Budaya Tahunan untuk Lestarikan Warisan Leluhur

Bagikan :

VISI.NEWS | CABANGBUNGIN – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, berencana mengupayakan acara Pesta Rakyat Kramat Batok menjadi agenda budaya tahunan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan dalam upaya menjaga eksistensi warisan budaya leluhur. Pernyataan tersebut disampaikan Dani Ramdan saat menghadiri acara Pesta Rakyat dan Haul Kubro ke-388 Situs Cagar Budaya Kramat Batok di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, pada Minggu (21/07/2024).

Dani Ramdan menekankan bahwa Pemkab Bekasi mengupayakan kegiatan Haul Cagar Budaya Kramat Batok masuk dalam agenda pemerintah daerah, seperti acara Lebaran Bekasi. Ia berharap ke depannya semakin banyak menampilkan ragam kesenian dan budaya di Kabupaten Bekasi.

“Saya akan upayakan untuk masyarakat dan Haul Kubro Kramat Batok ini masuk dalam agenda kebudayaan Pemerintah Kabupaten Bekasi, sehingga nanti ada alokasi anggaran kegiatan pelaksanaannya melalui Disbudpora Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Menurut Dani Ramdan, acara pesta rakyat dan kirab budaya Kramat Batok harus dilestarikan. Oleh karena itu, Pemkab Bekasi akan mengagendakan acara tersebut setiap Bulan Muharam dengan melibatkan pasar rakyat dan bazaar UMKM. Selain untuk melestarikan tradisi, acara ini juga dapat mendorong pemberdayaan perekonomian warga lokal setempat.

“Mudah-mudahan dengan cara seperti itu Kabupaten Bekasi semakin maju dan berani mengembangkan budaya dan tradisi yang memang positif dari warisan leluhur kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dani Ramdan menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Cagar Budaya Situs Kramat Batok yang konsisten memegang teguh tradisi dan juga misi menjadikan situs sejarah ini sebagai tempat wisata religi maupun edukasi. “Ya, pengurus yayasan beberapa kali hadir ke saya dan menjelaskan bahwa misinya adalah menjadikan Kramat Batok ini sebagai tempat wisata religi yang memberikan pencerahan,” tuturnya.

Ketua Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok, H. Obing Fahrudin, menjelaskan bahwa acara yang diselenggarakan selama satu minggu ini menampilkan beragam kesenian, pesta rakyat, serta memberikan santunan kepada 388 anak yatim dari Kecamatan Cabangbungin dan Kecamatan Sukawangi. Ia menambahkan, kegiatan Pesta Rakyat dan Haul Kubro ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Muharam sebagai bentuk kepedulian Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok terhadap anak-anak yatim.

Baca Juga :  Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia Akibat Kebakaran di Tanjung Barat

Obing Fahrudin juga berharap masyarakat, khususnya keluarga besar, dapat berperan aktif dalam rangka memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Selain itu, kegiatan ini sangat membantu perekonomian para pedagang sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi warga lokal. “Alhamdulillah dengan adanya kegiatan di Cagar Budaya Kramat Batok selama satu minggu, ekonomi bergerak dan para pedagang bisa berjualan di sekitar sini sehingga banyak berdampak kepada para pelaku UMKM,” tambahnya.

Cagar Budaya Kramat Batok telah diresmikan sebagai situs wisata religi oleh Pemkab Bekasi pada tahun 2023 lalu. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Ketua DPRD BN Holik Qodratullah, MUI Kabupaten Bekasi, serta Raja Keraton Sumedang Larang, PYM H. Raden I Lukman Soemadisoeria. Kegiatan Kirab Budaya ke-388 yang diselenggarakan oleh Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok turut dihadiri perwakilan Keraton Sumedang, perwakilan MUI Kabupaten Bekasi, Camat Cabangbungin Mirtono Suherianto, dan undangan lainnya.

@rizalkoswara

Baca Berita Menarik Lainnya :