Dengan Prokes Ketat, Sejumlah Kegiatan Agustusan Digelar di Margahayu Permai

Editor Ketua RW 08 Eddy menyerahkan hadiah lomba kepada juara 1 lomba senam pagi perseorangan HUT RI ke 76 di Komplek Margahayu Permai, Minggu (22/8/201). /visi.news/apih igun
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kegiatan Agustusan ternyata tidak dapat dihalang-halangi meskipun Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat masih berlangsung. Masyarakat melakukannya dengan menerapkan protokol kesehatan (proses) ketat.

Seperti yang dilaksanakan di RW 08 Komplek Margahayu Permai Desa Mekarrahayu, Kecamatan Marga asih, Kabupaten Bandung. Di RW tersebut sejumlah kegiatan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun RI ke 76 itu digelar Minggu 22 Agustus 2021, bertempat di lapangan kantor RW 08.

Para pemenang lomba berfoto dengan instruktur dan dewan juri usai pengumuman lomba senam perseorangan Minggu (22/8/2021). /visi.news/ist

Ketua RW 08 Eddy, mengatakan kegiatan itu digelar dengan prokes ketat dimulai dari masuk peserta hiingga akhir acara selesai.

“Namun sesuai dengan apa yang disampaikan pihak pemerintah bahwa kegiatan yang diperbolehkan antara lain olahraga. Makanya kami pun menggelar kegiatan senam pagi yang diperlombakan bagi ibu-ibu di lingkungan komplek saja. Selain itu kami tidak melaksanakannya karena khawatir warga lainya justru tidak mendukung kegiatan kami ini. Makanya sekali lagi kami sampaikan bahwa kegiatan yang digelar oleh kami adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar ruangan,” papar Eddy, Senin (23/8/2021).

Dalam kegiatan lomba senam pagi yang dipimpin instruktur Hanny, puluhan peserta mengikutinya dengan seksama. Namun demikian mengingat senam kalo ini berbeda dengan senam sebelumnya, peserta senam pun terlihat lebih serius dan hati-hati dalam mengikuti gerakan instruktur.

Hal itu diungkapkan dewan juri Yadi. Sekretaris RW 08 itu mengatakan nyaris seluruh peserta mengikuti senam dengan baik. Namun demikian dewan juri tetap harus menyisihkan peserta yang terbaik dari yang baik.

“Kami sampaikan bahwa peserta yang layak menjadi juaranya adalah yang dalam gerakannya harmonis dengan musik dan sepadan dengan gerakan instrukturnya. Selain itu kostum juga menentukan pemenangnya sehingga ada nilai tambah,” tuturnya.

Baca Juga :  BOLA OLIMPIADE: Brazil Ditahan Imbang Pantaigading

Tiga peserta yang keluar sebagai juara antara lain adalah atas nama
Soebagio juara 1, Mutia juara 2 dan Sulis juara 3. Seluruh pemenang mendapatkan hadiah berupa voucer uang dari panitia. @pih

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KISS TRANSMART Kembali Awali Senam Pagi

Sen Agu 23 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Senam pagi yang biasa digelar di halaman gedung Baznas Kabupaten Bandung terpaksa diliburkan karena Pembatasan Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKMD). Namun demikian pemerintah pusat memberikan keringanan bagi kegiatan olahraga. Salah satunya senam pagi diperbolehkan karena kegiatan olahraga. Dengan begitu, panitia ok enyelenggara senam pagi KISS TRANSMART kembali […]