VISI.NEWS | BERAU – Dalam upaya mengatasi anak putus sekolah di Kabupaten Berau, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rudi Mangunsong, menyoroti pentingnya meningkatkan sarana pendidikan. Terutama di daerah terpencil yang seringkali memiliki keterbatasan akses fasilitas pendidikan, Minggu (23/6/2024). Rudi Mangunsong meminta Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengambil langkah konkret.
Salah satu solusi yang diusulkan adalah pendirian sekolah filial di wilayah-wilayah terjauh. Misalnya, SMP 2 akan membuka kelas filial untuk wilayah Gunung Tabur (Guntar). Langkah ini bertujuan agar anak-anak di pedalaman tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan SD. Dengan adanya kelas filial, diharapkan pendidikan masyarakat di kawasan terpencil dapat lebih merata dan setara.
Dinas Pendidikan saat ini sedang memetakan wilayah-wilayah dengan tingkat putus sekolah yang tinggi. Tim dari Disdik akan menentukan lokasi yang membutuhkan sekolah filial. Rudi Mangunsong juga menekankan peran aktif orangtua, tokoh agama, dan masyarakat dalam memastikan anak-anak di daerah pedalaman memiliki semangat belajar. Selain sarana fisik, mindset yang mendukung pentingnya pendidikan juga harus ditanamkan.
Dengan anggaran yang tersedia, Berau memiliki potensi untuk membangun infrastruktur pendidikan dan mengembangkan sumber daya manusia. Rudi Mangunsong berharap agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan antisipatif, termasuk melalui pendirian sekolah filial, sehingga anak-anak di pedalaman tidak lagi terpaksa putus sekolah.
@rizalkoswara