Disponsori Huawei, Laporan Resmi tentang “All-Flash Data Center” Terbaru Telah Dirilis

Editor Ilustrasi. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Sebuah laporan resmi International Data Corporation (IDC) berjudul “Moving Towards an All-Flash Data Center Era to Accelerate Digital Transformation”, disponsori Huawei, telah dirilis bersamaan dengan peluncuran All-Flash Data Center. Laporan ini menjadi publikasi pertama di industri yang secara sistematis memaparkan all-flash data center dalam hal kapasitas penyimpanan, komputasi, dan jaringan. Laporan ini bahkan menjadi rujukan dan panduan penting tentang pembangunan pusat data, khususnya bagi kalangan perusahaan yang ingin bertransformasi secara digital, dan mempromosikan pembangunan serta pengembangan all-flash data center yang siap memenuhi kebutuhan masa depan di seluruh industri.

Transformasi dan inovasi pusat data menjadi tren yang tak dapat dihindari sejalan dengan era teknologi cerdas (intelligent age). Setelah pemutakhiran arsitektur TI perusahaan, semakin banyak organisasi berinvestasi dalam teknologi inovatif yang meliputi inovasi data, real-time agility, efisiensi energi, keandalan, dan manajemen cerdas. Sederet aspek ini mencerminkan tren-tren baru seputar pusat data yang siap memenuhi kebutuhan masa depan dan pusat data yang berkelanjutan.

Laporan resmi ini merumuskan kembali konsep all-flash data center sebagai pusat data yang menggunakan SSD untuk minimum 90% kapasitas penyimpanan data (meliputi sistem penyimpanan data eksternal dan penyimpanan data bawaan pada server), sekaligus menghasilkan densitas tinggi dan keandalan, latensi rendah, serta efisiensi energi. All-flash data center ikut berperan mempromosikan bisnis dan aplikasi yang berbasis pada teknologi digital, serta membantu kalangan perusahaan untuk memaksimalkan valuasi inovasi data.

Selain itu, laporan resmi ini menyajikan definisi dan posisi all-flash data center berdasarkan praktik-praktik terbaik di dunia dalam sektor keuangan, telekomunikasi, kesehatan, dan lain-lain.

All-flash system tidak lagi terbatas pada beberapa aplikasi dan beban kerja tertentu, dan kini dapat dipakai guna memenuhi beban kerja penting dan bernilai tambah di beragam lingkungan kerja.
Berbagai kebijakan nasional dan internasional tentang konservasi energi yang ramah lingkungan secara bertahap telah diterapkan dalam aktivitas produksi dan operasional. All-flash data center menjadi pilihan cerdas dan langkah berikutnya dalam pembangunan berkelanjutan.
Jaringan pusat data tengah berkembang menuju jaringan all-IP. Metode NVMe over Fabrics juga diproyeksikan menjadi katalis untuk inovasi transmisi arsitektur yang menghasilkan kinerja lebih baik dan mempermudah manajemen O&M, terutama dalam arsitektur komputasi dan penyimpanan data yang bersifat disaggregated.

Baca Juga :  Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis Selama Era Normal Baru

Transformasi digital kini menghadirkan berbagai tantangan baru bagi kalangan perusahaan, termasuk tantangan yang ditimbulkan data seketika. Infrastruktur yang berorientasi pada memori telah menjadi pilihan banyak pihak karena mampu menghasilkan latensi optimal untuk beban kerja dan memakai sejumlah teknologi mutakhir seperti AI, machine learning, dan deep leaning. Infrastruktur ini menyediakan konkurensi data yang tinggi dengan latensi rendah sehingga ideal untuk penambahan beban kerja.

Ke depan, infrastruktur digital akan tersebar di mana-mana dan meliputi seluruh siklus data. All-flash data center akan menerapkan implementasi lintasdomain pada seluruh siklus data, menawarkan O&M yang menghemat biaya pengelolaan dan kompleksitas pusat data, sekaligus menghasilkan kinerja unit serta keandalan yang lebih baik ketimbang model-model lain.

All-flash data center memanfaatkan penyimpanan data premium yang menawarkan all-scenario flash dan all-scenario protection. Solusi ini cocok bagi pihak-pihak yang ingin memenuhi kebutuhan pengembangan digital serta inovasi sains dan teknologi. Di sisi lain, dilengkapi jaringan pusat data jenis all-IP dan O&M canggih, all-flash data center menghemat tempat yang diperlukan pusat data dan konsumsi energi. Dengan demikian, Anda dapat menurunkan biaya energi dan menciptakan nilai tambah yang lebih banyak. @mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MGP Pertanyakan Izin Amdal Pembangunan Rumah Sakit Hermina di Kab. Bandung

Kam Agu 5 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Rumah Sakit Hermina yang sedang dalam proses pembangunan, diduga telah mengabaikan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal). Namun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bandung, membiarkannya dengan alasan bangunan di bawah 1 hektar tidak perlu menggunakan Amdal. Ketua Komisi C DRPD Kab. Bandung, H. Yanto Setianto baru saja menerima […]