Ditjen PHU dan Garuda Tanda Tangani MoU Pengangkutan Jemaah Haji Reguler

Editor Ditjen PHU Kemenag bersama PT. Garuda Indonesia menandatangani Perjanjian Kerjasama (MoU) tentang Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler Tahun 1443H/2022M./via kemenag.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama bersama PT. Garuda Indonesia menandatangani Perjanjian Kerjasama (MoU) tentang Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler Tahun 1443H/2022M yang dilaksanakan di Ruang Sidang I Ditjen PHU pada Rabu (11/05/2022).

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menyampaikan bahwa adanya penandatanganan ini menandai langkah awal yang luar biasa antara Ditjen PHU dengan PT. Garuda Indonesia sebagai salah satu mitra kerja dalam urusan pengangkutan udara jemaah haji Indonesia.

“Tentu saja ini langkah awal yang luar biasa, dan PT. Garuda Indonesia adalah salah satu mitra kita untuk menyukseskan haji yang luar biasa tahun ini, ada banyak hal yang terus kita mitigasi bersama,” imbuhnya.

Hilman kemudian menerangkan bahwa akan ada kurang lebih 47.915 orang jemaah yang akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

“Syukur alhamdulillah, kita sudah mencapai kesepakatan untuk bisa melayani lebih kurang 93.781 orang (termasuk petugas kloter) yang akan dilayani oleh PT. Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines, dengan pembagian pengangkutan PT. Garuda Indonesia mengangkut sebanyak kurang lebih 47.915 (51%) dari 9 embarkasi haji, yaitu Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok. Insya Allah ini akan menjadi pekerjaan kita bersama antara PT Garuda Indonesia dan Kementerian Agama RI,” jelasnya.

MoU

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra yang hadir dalam acara penandatanganan tersebut menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama untuk ikut melayani jemaah haji Indonesia selama puluhan tahun.

“Sebagai maskapai penyelenggara pengangkutan udara jemaah haji Indonesia, kami dengan senang hati melanjutkan journey kita sebagai pengangkutan udara selama lebih dari 60 tahun. Kami ingin terus menghadirkan penerbangan haji yang aman dan nyaman,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Ciamis Jamin Perhelatan Pilkades Sesuai Jadwal

Tahun ini, Garuda Indonesia akan menyediakan beberapa tipe pesawat untuk mengangkut jemaah haji Indonesia.

“Kami telah, tengah, dan terus melakukan upaya terbaik untuk menjalankan mandat ini, demi memastikan bahwa aspek-aspek penunjang persiapan operasional dan layanan penerbangan haji di era normal baru ini dapat terpenuhi sehingga kegiatan operasional haji dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, kami menginformasikan kami akan menyediakan 4 buah pesawat Boeing 777-300ER, yang salah satunya saat ini dipakai oleh Pak Presiden ke Washington DC, 1 pesawat Airbus 330-300 dan 2 buah pesawat Airbus 330-900. Kami sudah persiapkan seluruh awak kabin dan kru untuk memastikan persiapan pesawat dapat maksimal. Kami ucapkan terima kasih atas mandat dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” tandasnya.

Pemerintah Arab Saudi kembali memberikan layanan fast-track kepada jemaah haji Indonesia dan untuk tahun ini yang akan mendapat layanan fast-track sebanyak 29.126 orang (31%) yang diangkut oleh PT. Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines dari Embarkasi Haji Jakarta. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

REFLEKSI | Dakwahmu Harus Bijak

Kam Mei 12 , 2022
Silahkan bagikanOleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn. DAKWAH merupakan jalan dalam menginggatkan umat agar umat memahami ajaran agamanya dengan sempurna. Dakwah juga salah satu cara, dimana kita dibukakan pemahaman, bahwa agama yang kita pilih yakni Islam, adalah agama yang paling luas dalam menyelami hakekat kehidupan, baik untuk hal yang bersifat kemanusiaan, […]