Search
Close this search box.

Donald Trump Ditunjuk Sebagai Calon Presiden dari Partai Republik, Siap Hadapi Joe Biden dalam Pemilihan Presiden AS 2024

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Pada Senin (15/7/2024) waktu setempat, Partai Republik secara resmi menetapkan Donald Trump sebagai calon presiden Amerika Serikat untuk pemilihan presiden yang akan datang. Pengumuman ini disampaikan di tengah sorak sorai para delegasi di konvensi nasional partai tersebut.

Mantan presiden itu berhasil meraih mayoritas delegasi setelah putranya, Eric Trump, yang mewakili Florida, mengantarkannya melewati ambang batas delegasi yang diperlukan. Pengumuman ini menandai kembalinya Trump ke panggung politik utama AS setelah masa jabatan pertamanya yang penuh kontroversi.

Dalam konvensi yang sama, Donald Trump juga mengumumkan calon wakil presidennya, yakni Senator Ohio JD Vance. Keputusan ini diumumkan Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Selasa (16/7).

“Setelah melalui pertimbangan dan pemikiran yang panjang, dan mempertimbangkan bakat luar biasa banyak orang lain, saya telah memutuskan bahwa orang yang paling cocok untuk memangku jabatan Wakil Presiden Amerika Serikat adalah Senator JD Vance dari Negara Bagian Ohio,” ujar Trump dilansir dari CNN.

JD Vance dikenal sebagai politisi yang relatif muda dengan pandangan konservatif yang kuat. Pemilihan Vance sebagai calon wakil presiden dipandang sebagai upaya Trump untuk memperkuat basis dukungan dari kalangan konservatif dan pemilih muda.

Pengumuman ini disampaikan hanya dua hari setelah Trump selamat dari upaya percobaan pembunuhan saat berkampanye di Pennsylvania. Insiden tersebut menambah ketegangan dalam suasana politik yang sudah memanas menjelang pemilihan presiden. Meski begitu, Trump tetap melanjutkan kampanyenya dan berhasil mendapatkan dukungan kuat dari Partai Republik.

Trump akan menghadapi Presiden petahana Joe Biden dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden AS mendatang. Biden, yang sebelumnya mengalahkan Trump dalam pemilihan 2020, berusaha untuk mempertahankan posisinya di tengah berbagai tantangan nasional dan internasional.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026, Puan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Perjalanan RI

Pertarungan antara Trump dan Biden diprediksi akan menjadi salah satu pemilihan paling sengit dalam sejarah Amerika Serikat. Dengan kedua kandidat memiliki basis pendukung yang kuat dan visi yang berbeda untuk masa depan negara, pemilihan ini akan menjadi penentu arah kebijakan AS dalam empat tahun ke depan.

@shintadewip

Baca Berita Menarik Lainnya :