DPC PDIP Kota Solo Gelar Bintek Virtual kepada “Kader Juang”, “Guraklih”, dan “Kawan Suluh Perjuangan”

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo/visi.news/doc/tok suwarto
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Solo, Jawa Tengah, yang mengusung Gibran Rakabuming Raka – Teguh Prakosa (Gibran – Teguh) sebagai pasangan calon (Paslon) Wali Kota Solo periode 2020-2025 dalam Pilkada 2020, memanfaatkan masa kampanye di tengah pandemi Covid-19 ini dengan melakukan Bimbingan Tehnis (Bintek) kepada para petugas partai yang tergabung dalam “Kader Juang”, “Guraklih”, dan “Kawan Suluh Perjuangan” secara virtual.

Dalam bintek tersebut, Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang biasa disapa Rudy, menyampaikan materi tentang cara meyakinkan masyarakat agar pada hari pemungutan suara Pilkada 2020 mau memberikan hak pilih dengan datang ke TPS.

“Kader Juang, Guraklih, dan Kawan Suluh Perjuangan harus bisa menjelaskan bahwa pemilu kali ini benar-benar aman dari Covid-19. Karena dalam pelaksanaannya akan menggunakan protokol kesehatan sangat ketat. Silahkan masyarakat menggunakan hak pilihnya demi kemajuan Kota Solo yang akan datang,” kata Rudy di kantor DPC PDIP Kota Solo, kawasan Kampung Brengosan, Purwosari, Solo, Rabu (14/10/2020).

Ketua DPC PDIP Kota Solo itu menyatakan, bintek kepada para kader partai yang tersebar di berbagai tempat mengunakan sarana virtual meeting, dianggap sebagai keputusan yang tepat. Karena dalam menyosialisasikan dan memberikan pembekalan kepada para kader partai di masa pandemi, dapat dilakukan tanpa mengurangi kualitas pertemuan dengan para kader PDI Perjuangan.

Ketika berbicara di depan para kader, Rudy menjelaskan, pilkada serentak tahun 2020 berbeda dengan pilkada sebelumnya karena dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19. Keadaan tersebut, harus dihadapi semua kontestan pilkada dengan membuat inovasi dalam segala bentuk agar tidak melanggar peraturan KPU dan pelaksanaan pilkada tetap terjaga agar tidak menjadi media penyebaran Covid-19.

“DPC PDI Perjuangan Kota Solo harus jeli dalam membuat kebijakan dan konsisten untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam semua kegiatan, seperti kampanye dan pembekalan mesin partai. Itu sebabnya, dalam menghadapi pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang, kami menggunakan slogan ‘Pemilune Slamet Wargane lso Ngeliwet’,” tandasnya.

Terpisah, di Posko Pemenangan Paslon jalur independen Bagyo Wahyono – FX Supardjo (Bajo), kawasan Penumping, Kota Solo, calon wali kota Bagyo Wahyono yang akan menghadapi Paslon Gibran – Teguh, menyatakan, pihaknya memilih metode kampanye tatap muka langsung dengan masyarakat. Di antara alasannya, dia menganggap metode tatap muka memudahkan paslon dari jalur independen atau perorangan itu membangun chemistry dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Sebagai orang Jawa, saya merasa lebih ngajeni atau menghormati masyarakat jika bertemu langsung,” jelasnya. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Teh Nia Kunjungi Ponpes Darul Hikam Banjaran

Rab Okt 14 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Calon Bupati (Cabup) Bandung Hj. Kurnia Agustina (Teh Nia) kembali melaksanakan silaturahmi, kali ini di Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung Jawa Barat, Rabu (14/10/2020) Siang. Pada masa kampanye jelang Pilkada Bandung 9 Desember 2020 mendatang itu, Teh Nia menjalin silaturahmi dengan KH. Dadang Zaim sebagai Pimpinan Ponpes […]