Esensi Diri

Silahkan bagikan

Oleh Idat Mustari

KADANG kita tidak sadar bahwa nilai-nilai keagamaan begitu penting dalam hidup ini. Keseimbangan dan kesentosaan hidup akan tercipta tatkala setiap manusia menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kesehariannya secara konsisten.

Akan tetapi, realitas hidup membuktikan masih banyak di antara kita yang menjadikan agama (hanya) sebagai symbol. Padahal jika saja setiap manusia berpegang teguh pada suara hatinya yang bersih (nurani), dia akan menyuarakan kebenaran dan kesucian, karena hal itu merupakan fitrah Allah. Agama — dalam konteks etika dan moral — posisinya sama dengan asal muasal suara kebenaran dan kesucian.Ketika seseorang tetap memegang teguhnya, maka dia akan mengejawantahkan perilaku yang baik, mulia, agung, dan luhung. Dalam Islam, inilah yang disebut dengan akhlak karimah.

Prof Nurcholis Madjid dalam “Masyarakat Religius” (2010: 90), mengatakan, agama bukanlah sekadar tindakan ritual seperti shalat dan berdoa semata. Lebih jauh dari itu, agama merupakan keseluruhan perilaku umat manusia yang dilakukan demi memperoleh ridha Tuhan, di mana perilaku tersebut membentuk keutuhan dirinya sebagai makhluk berbudi luhur (akhlak karimah).”

Agama yang menghasilkan nilai, etika, dan moralitas, sangat berperan dalam membentuk karakter diri seseorang. Karena itu, di tengah karut-marut kondisi yang menimpa bangsa ini, sesungguhnya kita sangat memerlukan kehadiran pemimpin yang berkarakter alias berbudi luhur.

Kita juga memerlukan cerdik cendikia, pengusaha, legislator, birokrat, aparat, dan tokoh masyarakat yang berbudi luhur. Mereka menjadikan nilai Agama sebagai sumber suara kebenaran yang diimplementasikan secara praksis ke dalam wujud integritas diri, kejujuran, keberanian, kesadaran moral dan konsistensi memperjuangkan keadilan.
Dalam bahasa psikologi, perilaku baik erat kaitannya dengan “empati”, yakni merasakan apa yang dirasakan orang lain. Empati tentu harus kita tampilkan dengan ketulusan. Wallahu a’lam bishshawwab.

(Penulis, pemerhati masalah sosial dan agama)

Baca Juga :  Ketua BTB Tasik Apresiasi Perjuangan Para Nakes

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

LP2M UIN Bandung Gelar Webinar Penguatan Hak Paten

Jum Agu 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan capaian hak paten, Pusat Penelitian dan Penerbitan (Puslitpen) pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Gunung Djati Bandung menggelar Webinar Penguatan Hak Paten di lingkungan UIN Bandung, secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (12/8/2021). Dra. Dede Mia Yusanti, M.L.S […]