Search
Close this search box.

Formasi Paslon di Pilkada Kab. Bandung Masih Mungkinkah Berubah?

ilustrasi./visi.news/alam

Bagikan :

VISI.NEWS – Pergerakan para pasangan Calon Bupati Bandung dan parpol pengusungnya terus bergerak, meski pasangan calon (Paslon) sudah mengerucut ke tiga pasangan Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan (PKB-Nasdem-Demokrat-PKS-Koalisi Non Parlemen), Hj. Kurnia Dadang Naser – Usman Sayogi (Golkar – Gerindra), dan Yena Iskandar Ma’soem – Atep Rizal (PDIP-PAN). Namun formasi paslon di Pilkada Kab. Bandung masih mungkinkan berubah?

Insyaallah nj proses …nyuhunkeun piduana,” ungkap Ketua DPC PKS Jajang Rohana melalui pesan Whatsapp ke VISI.NEWS.

PKS sendiri masih terus berusaha untuk bisa berpasangan dengan Hj. Kurnia Dadang Naser. H. Gun Gun selaku kader PKS yang jadi Wakil Bupati Bandung terlihat hadir di acara FKPPI di Pangalengan bersama H. Dadang M. Naser, begitu juga ia terlihat hadir di acara peresmian Mesjid Al Karomah di Ciparay, dan Minggu (30/9/2020) lalu, jajaran pimpinan DPD PKS Kab. Bandung bertemu jajaran pimpinan DPD Partai Golkar Kab. Bandung di sebuah hotel di Kota Bandung.

“PKS sendiri yang terbaik sekarang ini bergabung dengan Golkar, bersama Gerinda. Gerindra dan PKS kan linier dari pusat. Kalau pun tidak di posisi wakil, kan bisa dengan kompensasi jabatan lainnya bagi kader PKS, ” ujar Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Asep Suparman.

Sementara menurut Agus Adnan dari timses pasangan Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan, PKS sendiri dipastikan akan bergabung dengan pasangan tersebut. “Masa tidak belajar dari pengalaman lima tahun sebelumnya. PKS sendiri pasti sudah punya perhitungan ke sana, dan ini akan makin memperbesar kans kemenangan DS-Sahrul,” ungkapnya.

Aroma kemenangan itu, katanya, nanti bisa terlihat pada saat pendaftaran pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan pada hari Jumat (4/9/2020) pukul 09.00 WIB. “Sebetulnya aroma kemenangan itu sudah bisa dilihat saat pasangan itu mendaftar ke KPU. Coba saja nanti lihat saat pendaftaran pasangan DS-Sahrul ke KPU, akan sangat luar biasa suport dari para pendukungnya,” ungkap Agus,

Baca Juga :  Erin Hadapi Tuduhan, Pilih Lawan Balik Demi Nama

Sedangkan Deding Ishak ketika dihubungi menyatakan masih sedang di Grand Hyatt Jakarta bertemu salah satu elit partai di DPP. “Berjuang sampai titik darah penghabisan…hahaha,” ujarnya.

Golkar itu, kata Deding, sekarang kan bisa dari Golkar saja, tanpa partai lain juga bisa maju. Kalau ini bisa terjadi, bisa ada empat pasangan calon kepala daerah yang bisa maju. Bagi Golkar sendiri sebetulnya kalau ada empat pasangan kans untuk menangnya lebih besar,” ujarnya,

Sebelum menemui para decision maker di DPP,  ia sudah bertemu dan bicara selama dua jam lebih dengan Habib Lutfie yang selama ini dituakan baik oleh H. Obar Sobarna maupun H. Dadang M. Naser di Pekalongan. “Habib Lutfie sangat baik sekali, ada nasihat, keun we lah da sagala rupina oge aya nu ngersakeun,” ungkapnya.

Tapi diakuinya, kondisi sekarang itu beda dengan model 2010 lalu, parpol itu bisa mengkaderkan orang lain yang dianggap potensial. “Sekarang itu suka tidak suka, kalau mau direkomendasi harus seperti itu, pindah jadi kader partai yang mengusungnya.

“Tapi kan tidak ada sesuatu yang tidak mungkin bagi Alloh itu kan. Sekarang kita man jadda wa jadda sajalah…hehehe,” ungkapnya.@mpa

 

 

Baca Berita Menarik Lainnya :