VISI.NEWS – Ratusan pendukung tiga pasangan calon nomor urut 1, yakni Hj. Kurnia Agustina Naser-H. Usman Sayogi, Nomor urut 2, Hj. Yena Iskandar Masoem-Atep dan Nomor urut 3, H. Dadang Supriatna-H.Sahrul Gunawan, berbaur bersatu nonton bareng debat pilkada Kabupaten Bandung.
Debat Pilkada Kab. Bandung sendiri digelar di Kopo Square, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/11/2020) malam. Acara ini di ditayangkan salah satu TV Nasional dan Radio lokal Bandung.
Pantauan VISI.NEWS dilapangan, panitia penyelenggara debat pilkada ini, menyiapkan dua monitor Tv ukuran besar diantaranya satu untuk para pendukung tiga paslon, satu lagi disediakan untuk media.
Toni Burton salah satu pendukung nomor urut 1, (Hj. Kurnia Agustina Naser-H.Usman Sayogi), mengatakan semua pendukung dalam nobar debat pilkada ini, terlihat bersemangat dan terasa sekali demokrasinya.
“Walaupun berbeda pilihan, tetapi kita tetap bersilaturahmi untuk menjaga marwah demokrasi itu sendiri. NU Pasti Sabilulungan Menang, NU Pasti Geunaheun,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Andi Cupido salah satu pendukung paslon nomor 2, (Hj. Yena Iskandar Masoem-Atep), mengatakan dalam debat pilkada ini, udah berjalan kondusif, aman dan lancar.
Bagi pendukung paslon dan masyarakat pendukung paslon yang sedang menonton debat ini dimanapun, diharapkan bisa melihat dan memilih dengan bijak dan cerdas. “Pilihan pemimpin oleh masyarakat, tentukan nasib kabupaten Bandung 5 tahun kedepan,” jelasnya.
Ditempat yang sama, H. Asep Romy, pendukung nomor urut 3, (H. Dadang Supriatna-H.Sahrul Gunawan), mengatakan, diadakannya debat pilkada ini, jelas banyak manfaatnya. Dikarenakan, dengan berbaurnya semua pendukung ini, ada bagusnya yakni saling mengenal dan bersilaturahmi semua pendukung paslon paslon baik pendukung 1,2, dan 3.
Pihaknya berharap semua pendukung untuk mensukseskan pilkada kabupaten Bandung ini. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada semua pendukung paslon untuk mewujudkan pilkada ini àsuasana kondusif, aman dan lancar.
“Dalam debat pilkada ini, semua pendukung jangan sampai terpancing dan terbawa arus. Walaupun berbeda pilihan, Kita semua keluarga,” ucapnya.
Dalam debat kali ini, pihaknya meminta kepada KPU, dalam debat selanjutnya untuk menambah monitor TV. “Diharapkan tiap pendukung paslon, diberi monitor masing-masing. “Satu group pendukung satu monitor,” harapnya. @yus