Gelar Silaturrahmi, Warga Barujati Ciparay Curhat Pada Kang DS

Editor :
H. Dadang Supriatna saat berdialog dengan warga Barujati Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (12/10/2020)./visi.news/yusup supriatna

Silahkan bagikan

VISI.NEWS –Dalam rangkaian silaturahmi dengan warga Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Calon Bupati (Cabup) Bandung H. Dadang Supriatna menerima sejumlah keluhan dan keinginan warga.

Dalam kunjungannya ke warga Barujati RT 03/RW 20 Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Senin (12/10/2020), Kang DS, sapaan akrabnya, menampung aspirasi keluhan dan keinginan warga agar persoalan yang dikeluhkan mereka bisa diatasi dan ada solusi.

Keluhan dan keinginan warga tersebut disampaikan Ketua RT 03 Dindin. Kata dia,
masuk musim kamarau ini, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini, sebagiam sumur warga mengalami kekeringan, selain itu juga warga tidak mendapatkan pasokan air bersih.

“Sumur milik warga mengalami kekeringan. Warga terpaksa mengkonsumsi air kurang layak pakai,” keluh Dindin dihadapan Kang DS di lokasi.

Menurut Dindin, sampai saat ini belum ada bantuan air bersih dari manapun termasuk dari pemerintah kepada masyarakat. Dimana air bersih disini sangat dibutuhkan warga untuk keperluan sehari hari.

“70 persen warga disini mengkonsumsi air tidak layak. Warga disini terpaksa menggunakan air yang tidak layak ini. Diharapkan dengan kondisi yang terjadi Kang DS, bisa membantu warga,” harapnya.

Selain itu, tambah Dindin, warga juga sangat memerlukan insfrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Diharapkan juga pada saat Pilkada Kabupaten Bandung ini, para tokoh politik yang ikut kontensasi pilkada jangan hanya obral janji.

“Masyarakat sudah jenuh dengan janji para politisi,” ucapnya.

Dindin menambahkan, keinginan warga lainnya adalah ingin sarana air bersih. Dimana kata Dindin, sudah 40 tahun di wilayah ini, tidak memiliki MCK.

Dindin lebih jauh mengatakan, mengenai dana usaha, warga disini mendapatkan modal usaha yang didapat berasal dari Bank Emok.

Terkait sampah, di wilayah ini warga memerlukan tempat pembuangan sampah. Kata dia, pemerintah hanya bisa meminta warga jangan membuang sampah dengan sembarangan. Namun katanya, pemerintah tidak menyediakan tempat untuk membuang sampah.

“Jangankan tempat pembuangan sampah, roda untuk mengangkut sampah juga tidak punya. Sampai saat ini, warga belum mendapatkan bantuan roda sampah,” ucapnya.

Keluhan lainnya tambah Dindin, warga mayoritas disini menduduki di tanah carik selama 40 tahun. “Tanah carik yang ditempati warga, digunakan hak guna pakai untuk berlindung dari panas dan hujan,” jelasnya.

Dindin menambahkan, jumlah warga disini sudah banyak penduduknya bahkan over kapasitas. Dimana dalam satu RT terdapat 136 KK, dengan jumlah penduduk 600 dan hak pilih 300 orang.

“Jika terpilih nanti jadi Bupati Bandung, diharapkan Kang DS dpaat membantu keinginan warga mengenak pemekaran ini,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua RW 20 Toni menegaskan Jika DS terpilih jadi Bupati, jangan lupa kepada janji yang sudah disampaikan  kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

“Mengenai janji para tokoh politik, warga sudah jenuh dengan janji politik. Jangan hanya janji, namun harus di realisasikan. Saya mendukung dan mendoakan Kang DS jadi Bupati Bandung,” pungkasnya. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TAUSIAH: Tiga Bentuk Kezaliman yang Dapat Mendatangkan Murka Allah SWT

Sen Okt 12 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Muslim diajari untuk tidak melakukan perbuatan zalim atau aniaya kepada orang lain dan bagi dirinya sendiri. Allah SWT bahkan menyebut akan memberikan azab bagi orang yang zalim. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam firman-Nya surat Al-Furqan ayat ke-19: وَمَنْ يَظْلِمْ مِنْكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيرًا “Barangsiapa di antara kamu […]