VISI.NEWS |BANDUNG – Pemerintah Pusat bersama – sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dan Pemerintah Daerah (Pemda) terus melakukan persiapan guna mewujudkan pembangunan atau pengembangan Kawasan Metropolitan Cekungan Bandung Raya.
Untuk mewujudkan perencanaan pembangunan kawasan tersebut, Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jabar, Haji Kusnadi mengatakan perlu adanya sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemprov juga Pemda disejumlah daerah seperti Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan Sumedang.
“Perencanaan pembangunan Kawasan Metropolitan Cekungan Bandung Raya ini berdasarkan Peraturan Peresiden (Perpers) Nomor 45 Tahun 2018 Tentang Rencana Tata Ruang Perkotaan Cekungan Bandung,” katanya.
Kepada VISI.NEWS, Sabtu (23/10/21), Kusnadi menjelaskan, kawasan ini dinilai sangat berkembang pesat sebagai kota jasa dan wisata, sehingga pengelolaan wilayah Cekungan Bandung Raya ini harus mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan berkelanjutan, yang terpenting adalah membutuhkan sinergi dari seluruh pemda dan stakeholder.
“Pembangunan juga harus mempertimbangkan latar belakang masalah seperti penataan ruang, pengelolaan sampah, sumber daya air, lahan kritis, dan transportasi juga mengantisipasi ledakan jumlah penduduk serta masalah sosial yang kerap terjadi di kota besar,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Politisi Golkar tersebut, kemajuan suatu perkotaan sering diikuti dengan tumbuhnya permukiman kumuh dan kemacetan, hal ini yang kemudian dikhawatirkan akan menjadi penghambat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan upaya menggerakkan roda perekonomian.
“Pada prinsipnya, DPRD sangat mendukung adanya perencanaan tersebut agar pelayanan perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan serta agar bisa menyinkronisasikan program pusat dengan daerah,” ujar Kusnadi.
Selain itu, konsistensi dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan diyakini dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan publiknya oleh masing – masing pemda setempat.
Kusnadi menambahkan, ada beberapa isu strategis dalam pengembangan Kawasan Metropolitan Cekungan Bandung.
“Upaya mewujudkan Bandung Raya sebagai kota kelas, sebagai pusat perekonomian nasional, kebudayaan, pariwisata, kegiatan jasa, dan ekonomi kreatif berbasis pendidikan tinggi dan industri berteknologi tinggi,” pungkasnya.@eko