VISINEWS | BANDUNG – Prospek budidaya jamur kayu atau jamur tiram saat ini, merupakan salah satu pilihan guna meningkatkan perekonomian masyarakat, hasil budidaya jamur saat ini, diyakini dapat menggaet pasar lokal, nasional hingga internasional.
Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi mengatakan, budidaya jamur bisa menjadi lokomotif yang menguntungkan serta meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat.
“Saat ini dianggap sangat menguntungkan pendapatan dan perekonomian warga lokal, terlebih jika diinovasikan dan dikemas menjadi olahan makanan kekinian, dinilai mampu menggaet pasar lokal, nasional hingga internasional,” katanya.
Kusnadi mengungkapkan, sangat mudah saat ini untuk kemudian membudidaya jamur, dan diketahui modal yang diperlukan pun tidak terbilang besar, lebih dari itu, pemerintah baik tingkat pusat, provinsi atau daerah, juga dapat memfasilitasi kebutuhan pelaku budidaya jamur.
“Jamur tiram ini di mana saja bisa tumbuh, modal yang dibutuhkan pun bisa difasilitasi oleh pemerintah, dan memasarkan hasil panennya pun mudah, serta dianggap sangat menjanjikan,” ungkapnya.
Diketahui, lanjut Kusnadi, hasil dari penjualan jamur tersebut, menurut informasi bisa mencapai 4-5 juta per bulan atau tergantung dari jamur yang dihasilkan, artinya semakin banyak jamur yang dihasilkan maka semakin besar pendapatan.
“Penghasilannya bisa 4-5 juta per bulan setara dengan UMR, oleh karena itu, diharapkan budidaya bisa menjadi pilihan agar dapat mendongkrak penghasilan masyarakat,” ungkapnya. @eko.