Hari Terakhir Operasi Lebaran Jalur Arus Balik Garut-Bandung Macet

Editor Hari terakhir operasi Lebaran jalur arus balik Garut-Bandung macet./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KABUPATEN GARUT – Jalur arus balik Garut-Bandung lintas Tarogong-Leles-Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (9/5/2022), macet di hari terakhir pengamanan operasi Lebaran 2022.

Sejak Senin sore hingga menjelang malam arus kendaraan berbagai plat nomor luar Garut terlihat mengantre cukup panjang di Bunderan Tarogong sampai menuju jalan utama Garut-Bandung.

Baca juga: Pencarian seorang wisatawan hilang diperluas pakai perahu nelayan di Garut

Kemacetan mulai terjadi di Jalan Otto Iskandar Dinata atau jalur utama Garut-Bandung.

Seorang pengguna jalan Solihin (40) mengatakan arus balik masih ramai, dan sesekali laju kendaraan berhenti mulai dari kawasan Bunderan Tarogong.

“Meskipun sekarang sudah hari Senin, masih tetap ramai di jalur,” kata Solihin.

Kemacetan di jalur itu, selain karena masih musim arus balik, juga akibat adanya longsoran tanah dan bebatuan di wilayah Leles sehingga menghambat laju kendaraan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Satria Budi mengatakan longsor terjadi saat hujan deras dan sempat mengganggu laju kendaraan di jalur Bandung-Garut wilayah Leles.

“Wilayah Leles ada longsor, kejadian sekitar pukul 15.40 akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi, tidak ada korban,” katanya, dilansir dari Antara.

Sejumlah personel kepolisian sudah disiagakan untuk pengamanan arus lalu lintas kendaraan agar lancar dan aman.

Polres Garut menyampaikan arus balik kendaraan masih terjadi dan diperkirakan berdasarkan perhitungan volume kendaraan ada sekitar 10 sampai 20 ribuan kendaraan belum kembali melewati jalur Garut. @fen

Baca Juga :  Sektor 4 Citarum Harum Sosialisasikan Filter Nusantara

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SKETSA | Kunti

Sel Mei 10 , 2022
Silahkan bagikanOleh Syakieb Sungkar KUNTI hamil di luar nikah. Ceritanya begini. Kunti berasal dari suku Yadawa, yang hidup di Uttar Pradesh, India bagian Utara yang berbatasan dengan Nepal. Ayah Kunti seorang Raja yang bernama Surasena. Karenanya, negeri tempat suku Yadawa berkumpul disebut sebagai kerajaan Surasena. Menurut Raychaudhuri, dalam bukunya, ‚ÄúPolitical […]