Search
Close this search box.

Harjoko: Dibandingkan Dengan Pileg 2019, Suara Golput Meningkat Dalam Pilbup Bandung 2020

Hasil Real Count internal BSPN DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Bandung, dalam Pilkada Kab. Bandung 2020./visi.news/istimewa

Bagikan :

VISI.NEWS – Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung, Harjoko Sangganagara, menilai suara Golongan Putih (Golput) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung 2020 meningkat dibandingkan dengan Pemilihan Legislatif 2019.

“Dari real count yang kami lakukan, kami temukan peningkatan suara golput dibanding Pileg 2019. Pada Pilkada 2020, golput mencapai 643.715 atau 27,3% dari total pemilih yang terdaftar dalam DPT,” jelas Harjoko kepada VISI.NEWS, saat dihubungi via Whatsapp, Selasa (15/12/2020) siang.

Menurut Harjoko, dari hasil real count internal Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, diperoleh jumlah suara golput itu bahkan lebih tinggi dari suara yang diperoleh kubunya. Tentu saja kenyataan itu, kata Harjoko, sangat disesali karena akan mengurangi nilai tingkat kepercayaan publik kepada Paslon yang terpilih.

“Kami menyadari bahwa mungkin itu disebabkan oleh kekhawatiran pemilih terhadap masih merebaknya wabah Covid-19. Tapi itu merupakan risiko dari melaksanakan Pilkada di tengah adanya wabah Covid-19,” tuturnya.

Meskipun demikian, pihaknya mengapresiasi kinerja para penyelenggara dan pengawas serta aparat keamanan yang memungkinkan berlangsungnya Pilkada secara aman, lancar, dan sehat dengan menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Terkait adanya pengaduan dari para pihak mengenai adanya dugaan money politic, kami serahkan pada Bawaslu serta Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu) untuk menindaklanjutinya,” pungkasnya. @yus

Baca Berita Menarik Lainnya :