Search
Close this search box.

Ihwal Sampah Baleendah, Kepala UPT Klaim Merasa Kewalahan karena Volumenya Banyak

Sampah di Pasar Baleendah sedang diangkut loader truck. /visi.news/gustav viktor rizal

Bagikan :

VISI.NEWS | BALEENDAH – 
Kepala UPT penanganan sampah wilayah Baleendah Arif Sarifudin mengklaim merasa kewalahan mengangkut sampah dengan volume banyak yang belakangan menjadi pembicaraan hangat di masyarakat karena dibiarkan menggunung.

“Kami dari UPT kewalahan untuk mengangkut sampah tersebut karena skalanya besar sehingga kami meminta bantuan kepada Bidang Kebersihan dan Kader B3S, total itu sekitar 10 teronton yang diangkut,” kata Arif Sarifudin ketika idtemui VISI.NEWS, Jumat (3/2/2023).

Arif menyebut sampah yang menumpuk tersebut tidak hanya dari pasar, tapi ada sampah jenis kain (pabrik), sampah basah, yang pihaknya yakini bahwa itu akibat ulah masyarakat yang sengaja membuang sampah sembarangan tanpa memilah dulu.

Ia berharap, pemerintah desa dan kecamatan memperhatikan dan membantu menertibkan melalui peraturan dan peringatan yang serius.

“Mereka punya Satpol PP, seharusnya bisa menertibkan bagi siapa pun yang melanggar atau membuang sampah sembarangan ke pasar, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami kira harus juga direvitalisasi seperti yang akan diterapkan di Pasar Banjaran sistemnya ditutup buka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arif mengatakan bila dilakukan sendirian pihaknya terbatas untuk melakukan tindakan seperti itu karena harus melibatkan peran serta dari semua pihak.

“Memang di pasar itu lokasinya sangat rentan, gak ada yang menjaga di sana, yang mengawasi, maka seiringnya waktu sampah itu bakal lebih membeludak, kalo pihak pasar dan desa serta kecamatan tidak segera bertindak untuk merevitalisasi,” imbuhnya.

Sampah menumpuk di lokasi Pasar Baleendah itu menimbulkan bau tak sedap lantaran dikombinasi oleh sampah basah dan sampah limbah pabrik.

“Sabtu lalu sudah sebagian diangkut, 4 teronton, dan hari minggu lusa sisanya juga akan diangkut,” ujar Arif lagi. @gvr

Baca Berita Menarik Lainnya :